Pihak Keluarga Lula Lahfah Meminta Tidak Ada Otopsi
- 24 Jan 2026 13:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Penyelidikan terkait meninggalnya konten kreator Lula Lahfah di apartemen kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, masih terus dilakukan. Aparat telah menyelesaikan pemeriksaan awal tempat kejadian perkara dan menyampaikan perkembangan terbaru terkait prosedur penanganan jenazah.
Di tengah ramainya spekulasi warganet mengenai penyebab kematian Lula Lahfah, pihak kepolisian meminta publik menunggu hasil penyelidikan resmi. Polisi mengatakan, hingga kini belum ditemukan indikasi adanya unsur kekerasan maupun penganiayaan.
Kepastian tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah saat memberikan keterangan kepada awak media. "Tidak ada tanda kekerasan," katanya kepada awak media, di Jakarta, Sabtu, 2 Januari 2026.
Meski demikian, penyebab kematian umumnya dapat dipastikan melalui proses autopsi secara menyeluruh. Namun, dalam kasus ini terdapat permintaan khusus dari pihak keluarga mendiang Lula.
Pihak keluarga disebut telah menerima kepergian Lula serta mengajukan permohonan agar jenazah tidak menjalani tindakan pembedahan lanjutan. “Dari keluarga ada permohonan untuk tidak diotopsi," ujarnya.
Pihak kepolisian menyampaikan hingga saat ini masih melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, jenazah Lula Lahfah telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Jakarta Timur, Sabtu, 24 Januari 2026. Polisi juga masih mendalami keterangan sejumlah saksi, termasuk asisten rumah tangga dan asisten pribadi yang berada di lokasi saat kejadian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....