Warisan Budaya Indonesia, Inilah Fakta Tentang Wayang Kulit
- 07 Nov 2025 09:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Wayang kulit merupakan seni bercerita khas Indonesia yang dipertunjukkan melalui permainan bayangan. Pementasan ini diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan oleh 20 hingga 40 musisi.
Walaupun ceritanya mengangkat mitologi kuno dan folklore, seringkali dimodifikasi untuk menyesuaikan perkembangan zaman. Inilah yang membuat kesenian wayang kulit semakin digemari oleh berbagai kalangan baik tua maupun muda.
Ada begitu banyak informasi tentang wayang kulit yang wajib Anda ketahui. Melansir dari Pemkab Gunungkidul, berikut adalah fakta menarik tentang wayang kulit.
- 1. Sejarah Wayang Kulit
Pelestari Wayang, Ki Purbo Asmoro mengatakan bahwa sejarah wayang kulit akan berbeda sedikit tergantung sumber yang digunakan. Buku-buku barat mengatakan bahwa keberadaan wayang kulit terdokumentasi pertama kali pada abad ke-11.
Sedangkan buku Jawa lebih detail mengungkapkan linimasanya. Ia mengatakan wayang kulit muncul pertama kali pada zaman kerajaan Kediri.
Menariknya, prototipe pertamanya dibuat dari kertas lalu menggunakan kulit binatang pada zaman kerajaan Demak. Tradisi pembuatan wayang kukit inilah yang dipertahankan hingga sekarang.
- 2. Sering Mengangkat Cerita Dewa dan Dewi Hindu
Pertunjukan wayang kulit sering mengangkat dua wiracarita Hindu, seperti Mahabharata dan Ramayana. Bagi veteran dunia pewayangan mungkin tidak asing lagi dengan nama-nama tokoh pandawa lima seperti Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa.
- 3. Struktur Cerita Dibagi Tiga Babak
Jika diperhatikan dengan teliti, cerita yang disampaikan dalam pewayangan memiliki pola yang terbagi menjadi tiga babak. Pembagian plot tersebut dilakukan untuk membedakan adegan yang berlangsung.
Ketiga babak tersebut dikenal dengan sebutan Pathet Nem, Pathet Sanga, dan Pathet Manyura. Ketiga babak ini menggambarkan awal, puncak, dan akhir perjalanan tokoh.
- 4. Jenis dan Bentuk Wayang Kulit
Jenis-jenis wayang berdasarkan bentuk terbagi menjadi dua kategori yakni wayang tiga dimensi (wayang klitik dan golek). Adapun wayang berbentuk pipih (wayang kulit).
Salah satu faktor pembeda dari jenis lainnya adalah bahan dasarnya yang terbuat dari kulit binatang seperti sapi hingga kerbau. Sedangkan wayang golek dibuat dari kayu.
Keunikan lain yang dimiliki wayang kulit adalah pembedaan bentuk tokoh pria dan perempuan. Karakter perempuan atau 'wayang putren' dapat dibedakan dari ukurannya, wayang tersebut memiliki postur yang feminim.
- 5. Diakui Dunia Internasional
Autentiknya wayang kulit sebagai warisan budaya Indonesia sudah diakui mancanegara. UNESCO menetapkan wayang kulit sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia pada 2003 untuk melestarikan dan menjaga keunikannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....