Sinopsis Film Horor Thailand ‘Death Whisperer 3’

  • 01 Okt 2025 16:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Film horor Thailand terbaru, ‘Death Whisperer 3’ atau ‘Tee Yod 3’, kembali menyajikan kisah supranatural yang menegangkan. Film ini disutradarai oleh Narit Yuvaboon dalam debut penyutradaraannya, dilansir dari IMDb, Rabu (1/10/2025).

Film ini menampilkan Nadech Kugimiya, Denise Jelilcha Kapuan, Natcha Nina Jessica Padovan, serta Chermawee Suwanphanuchoke, dan dirilis Rabu (1/10/2025). Berbeda dari dua film sebelumnya, ‘Death Whisperer 3’ tidak diadaptasi langsung dari novel Krittanon, melainkan berbasis pada karakter ciptaan penulis tersebut.

Film ini mengeksplorasi asal-usul Black Spirit dan mengungkap alasan kebenciannya yang mendalam terhadap umat manusia. Adegan mid-credits bahkan menyinggung spin-off mendatang, ‘Saming Khao Khwang’, serta menampilkan putri almarhum Sarge Paphan, Namphet.

Dalam kisahnya, latar dibuka pada tahun 1825 saat seorang wanita Burma melarikan diri menyeberangi sungai bersama bayinya, dikejar pasukan Inggris. Tragisnya, bayinya tewas, dan wanita itu, dipenuhi dendam, mengutuk dewi setempat.

Ia kemudian berubah menjadi Black Spirit sebelum disegel oleh seorang biksu kuat. Cerita berlanjut pada tahun 1942, saat Perang Pasifik.

Tentara Jepang menyerbu Thailand dan memaksa suku Karen menjadi budak untuk membangun Death Railway. Setelah beberapa tawanan melarikan diri, tetua desa Mawae membangkitkan Black Spirit “Dà Yǒu” untuk membalas.

Namun, roh itu menjadi ganas, memangsa perempuan muda di desa. Dekade kemudian, pada 1976, Yak yang telah dewasa bertekad kembali ke tentara.

Sementara Yad, yang hamil, kembali ke keluarganya. Tragedi kembali terjadi ketika Yee, adik termuda, hilang setelah sekolah.

Saudara-saudaranya memanggil roh Yam untuk mencari jawaban. Mereka kemudian mengetahui bahwa Yee dibawa ke hutan angker Bongsanodbiang, yang jauh lebih berbahaya dibanding Dong Khomot.

Dalam perjalanan mereka, Yak dan keluarganya bertemu dua penduduk lokal, Yakhin dan Kongmu. Mereka memperingatkan bahwa tidak ada jimat atau mantra luar yang bisa melindungi, kecuali lonceng perak yang menjadi tanda bahaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....