Film 'Believe' Resmi Rilis, Laga Drama Bikin Haru

  • 24 Jul 2025 14:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Film perang biasanya identik dengan deru senjata, ledakan, dan aksi pertempuran penuh adrenalin. Tapi siapa sangka, film laga drama terbesar Indonesia tahun ini justru membuat haru penonton.

'Believe' Takdir, Mimpi, Keberanian, bukan sekadar sajian laga. Di balik 70 persen durasi yang dipenuhi adegan laga spektakuler, film ini menyimpan kisah humanis mendalam.

Karakter utama film ini, Agus (Ajil Ditto), adalah pemuda yang tumbuh tanpa pernah memahami pengorbanan ayahnya. Adapula Serka Dedi (Wafda Saifan), seorang prajurit yang bertugas dalam Operasi Seroja.

Agus memandang sang ayah sebagai sosok keras dan jauh secara emosional. Namun kematian sang ayah mulai membuka mata Agus bahwa ada sesuatu yang tersimpan di balik diamnya sang ayah.

Produser film Believe, Celerina Judisari mengaku memang drama keluarga ini yang menjadi jiwa dari film Believe. Beberapa penonton yang sudah menyaksikan Special Screening mengatakan film ini di luar ekspektasi.

"Karena selain melihat keseruan perang, mereka juga dibuat menangis. Buat kami yang memproduksi filmnya, ini justru membanggakan," ujarnya.

Sutradara film Believe, Arwin Tri Wardhana menambahkan, ini salah satu alasan film ini digawangi oleh dua sutradara. Yaitu dirinya dan Rahabi Mandra.

Sutradara film Believe, Arwin Tri Wardhana (kiri) saat syuting film Believe. (Foto: Dok Film Believe)

“Kita berdua memang dititip pesan agar unsur laga dan drama tidak ada yang boleh dikorbankan. Penonton harus disajikan laga yang seru, tapi juga drama cerita yang tidak hanya jadi penghias," katanya.

"Ya, tapi benar-benar dirasakan oleh penonton. Lumayan berat emang titipannya," kata Arwin menambahkan seraya tertawa saat ditemui di sela-sela salah satu acara special screening yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat.

Film ini dengan cerdas mengangkat bagaimana luka dalam hubungan ayah dan anak dapat membentuk identitas. Serta bagaimana trauma yang tidak terselesaikan bisa membawa seseorang ke jurang kehancuran atau justru menjadi sumber kekuatan.

Agus yang muda dan penuh amarah akhirnya memilih jalan yang serupa dengan sang ayah. Dia bergabung menjadi prajurit bukan karena ingin meniru, tapi karena ingin memahami.

Visual yang ditata sinematografer Padri Nadeak menyatu sempurna dengan musik emosional dari Aghi Narottama. Adegan pertempuran tak hanya menegangkan secara visual, tapi juga emosional karena dibarengi konflik batin para karakter.

Sutradara Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana sukses meramu ledakan dan kesunyian menjadi satu tarikan emosi yang dalam. Maraknya tagar #PriaTakBercerita di media sosial beberapa bulan lalu seakan membuka tabir yang selama ini tak pernah dibahas.

Yaitu bagaimana laki-laki diharapkan selalu kuat dan tidak cengeng dalam menghadapi tantangan hidup. Film Believe sukses memberikan gambaran bagaimana hal ini terjadi di tengah-tengah kita.

Jadi, saat Anda menonton film Believe di bioskop mulai 24 Juli 2025. Jangan heran apabila melihat di sekeliling Anda, pria-pria yang terlihat tegar memasuki bioskop, justru bermata sembab saat meninggalkan studio.

Film Believe membuktikan bahwa genre perang bisa jadi ruang kontemplatif. Ia bukan hanya bicara tentang keberanian di medan laga, tapi juga keberanian untuk mengampuni, memahami, dan mencintai dalam diam.

Film Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian akan tayang di bioskop kesayangan anda di seluruh Indonesia. Yaitu mulai tanggal 24 Juli 2025.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....