Tantangan Pengisi Suara 'Ejen Ali The Movie 2'

  • 21 Jun 2025 11:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta : 5 tahun sejak ditayangkannya Film Animasi 'Ejen Ali the Movie', WAU Productions dan Prime Works Studios pada tahun ini kembali menghadirkan 'Ejen Ali the Movie 2'.

Disajikan dengan visual modern dan fiksi ilmiah, namun tetap memberi sentuhan budaya lokal dalam tayangannya. Para pengisi suara mengaku punya tantangan tersendiri dalam mengisi suara animasi ini.

Ida Rahayu, sebagai pengisi suara karakter utama dalam animasi ini mengaku memiliki tanggung jawab besar dalam film ini. Karena untuk bisa menjadi panutan bagi anak-anak, jadi ia memastikan emosi dari suara yang ia perankan sesuai dengan apa yang dirasakan.

"Saya buat tanggung jawab itu suara dia untuk memastikan orang boleh terasa emotif. Kalau sedih, sedih bersama-sama dan kalau marah, marah bersama-sama," ucapnya pada konfersi pers film 'Ejen Ali the movie 2' di Jakarta, Jum'at (20/6/2025).

Selain mengisi suara Ali, Ida juga mengisi suara Satria (Ali AI) dan Comot (Kucing Ali). Tak hanya itu, ia juga berperan sebagai co-producer pada film ini.

Pengisi suara lainnya Shafiq Isa, yang mana mengisi 2 peran suara yakni Agent Bakar dan Agent Ganz. Selain sebagai pengisi suara, ia juga terlibat dalam story team dalam 'Ejen Ali the Movie 2' ini.

"Bukan penulis, tapi 'story team' bersama dengan Usamah Zaid. Ini membuat saya lebih mudah, karena saya tau ceritanya apa, apa emosi yang diperlukan," katanya.

Shafiq juga mengaku, jika acting suara Agent Bakar dia tidak membutuhkan banyak waktu. Namun, untuk Agent Ganz dia sedikit stress, dan harus memastikan tubuhnya fit untuk melakukan itu.

Selanjutnya, Azman Zulkifli yang juga memerankan banyak karakter suara pada animasi ini. Adapun peran karakter yang ia isi, yakni Rizwan, General Rama, dan Viktor.

Azman mengatakan karakter ini sudah 9 tahun ia perankan, jadi hubungan dengan sutradara sangatlah penting. Karena sutradara akan memastikan ia menyuarakan karakter yang mudah terlebih dahulu.

"Jadi, saya selalu akan menyuarakan Victor dahulu, karena dia sangat riang. Jadi, saya senang jika masuk untuk Victor diawal," katanya.

"Kemudian kami buat Rizwan, saya cuma perlu rileks sedikit, dia tidak perlu menjerit-jerit. Dan selanjutnya, kami akhiri dengan General Rama, karena dia selalunya menjerit dan selalu marah," ucapnya.

Azman memulai mengisi suara dari mudah hingga yang paling penuh tantangan. Namun, rahasianya ia tidak merekam suara karakter lain dalam waktu yang bersamaan. (Namira Kaguma)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....