"Cocote Tonggo”, Komedi Lokal dari Jantung Kota Solo

  • 16 Apr 2025 16:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Bagaimana rasanya menjual jamu kesuburan, tapi justru belum juga dikaruniai anak? Itulah premis unik dan jenaka yang ditawarkan film Cocote Tonggo, karya terbaru dari sutradara Bayu Skak.

Film ini membawa penonton menyelami dinamika hidup pasangan Luki dan Murni, suami-istri penjual jamu kesuburan. Mereka menjadi bahan gunjingan warga karena belum juga memiliki keturunan.

Dalam usaha menyelamatkan citra sebagai pasangan ideal dan mempertahankan bisnis warisan keluarga, Luki dan Murni menempuh berbagai cara. Hal tersebut yang justru memicu beragam konflik, kelucuan, dan juga refleksi sosial.

Di balik tawa, film ini menyentil tekanan sosial yang sering menghantui kehidupan bertetangga di kalangan masyarakat. Ditambah lagi, film ini memotret lingkungan padat dan akrab seperti di Solo yang banyak ditemui di kota-kota lainnya.

“Film ini lebih dari sekadar hiburan. Cocote Tonggo menyentuh realita sosial tentang tekanan masyarakat dan bagaimana kita bisa menghadapinya, bahkan dengan tawa,” ujar Bayu Skak, Selasa (15/4/2025).

Cocote Tonggo, yang juga dibintangi Bayu Skak, juga menghadirkan nuansa budaya yang otentik. Latar syuting berlangsung di kawasan Laweyan dan seputaran Kota Solo.

Film ini membangun atmosfer lokal yang kuat lewat latar, logat, serta penggunaan Bahasa Jawa Mataraman dalam sebagian dialognya. Deretan bintang papan atas seperti Dennis Adhiswara, Ayushita, Asri Welas turut memperkaya karakter-karakter unik dalam cerita.

Legenda Sundari Soekotjo, Yati Pesek, dan kehadiran para aktor lokal Solo juga memberikan warna khas yang tak tergantikan. Film ini merupakan hasil kolaborasi antara SKAK Studios dan Tobali Film.

SKAK Studios dikenal sebagai rumah produksi yang kerap mengangkat tema-tema keseharian masyarakat Jawa melalui bahasa dan karakter daerah. Di antara sejumlah produksinya adalah film Sekawan Limo, Yowis Ben, dan serial Lara Ati di platform OTT.

Sementara, Tobali Film, yang sebelumnya fokus pada sinetron, kembali memproduksi film layar lebar setelah satu dekade. Cocote Tonggo menjadi proyek awal mereka.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 15 Mei 2025.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....