Drama Percintaan, Sinopsis Film Netflix Setetes Embun Cinta Niyala

  • 01 Apr 2025 19:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Film drama cinta segitiga 'Setetes Embun Cinta Niyala' yang tayang di Netfilx sejak 31 Maret 2025, ramai diperbincangkan. Bagaimana tidak, film drama percintaan ini dinilai mampu mengunggah emosi untuk para penonton.

Mengutip imdb.com, simak sutradara, penulis, hingga sinopsis film Setetes Embun Cinta Niyala garapan MD Entertaiment berkolaborasi dengan Netflix. Para artis yang berperan di film tersebut, juga digadang-gandang penuh penghayatan dalam menghidupkan kisah drama cinta segita tersebut.

Diketahui, film Setetes Embun Cinta Niyala ini diadaptasi dari novel karya Habiburrahman El Shirazy yang berjudul sama. Film tersebut, dibintangi Beby Tsabina, Deva Mahenra, Caitlin Halderman, Alya Rohali, Kiki Narendra, Dito Darmawan, serta Imran Ismail.

Penulis naskah film Setetes Embun Cinta Niyala ditulis oleh Oka Aurora. Sementara lagu soundtrack berjudul Bernaung dibawakan penyanyi Feby Putri.

Film ini diproduksi oleh MD Entertainment dan disutradarai oleh Anggy Umbara. Film Setetes Embun Cinta Niyala tayang di Netflix mulai 31 Maret 2025

Kisah berawal dari kisah karakter Niyala, seorang gadis desa yang cerdas dan penuh semangat. Ia berhasil mewujudkan mimpinya menjadi seorang dokter.

Sejak kecil, dia bercita-cita untuk membantu orang-orang di sekitarnya, terutama keluarganya yang hidup dalam keterbatasan. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, dia akhirnya bisa berdiri di titik yang selama ini dia impikan.

Tetapi kebahagiaan itu tak berlangsung lama ketika kenyataan pahit menghampirinya. Demi melunasi utang keluarga, Niyala dipaksa menerima perjodohan yang telah diatur oleh orang tuanya.

Dia harus menikah dengan pria yang bahkan tak pernah dia cintai. Sementara di saat yang sama, batinnya hancur melihat Faiq.

Faiq selaku sahabat kecil yang diam-diam dia cintai, memilih menikah dengan perempuan lain. Perasaan kehilangan dan kekecewaan terus menghantui Niyala.

Di tengah gejolak emosi dan dilema batin, Niyala mencoba menjalani kehidupan barunya dengan penuh keikhlasan. Dia berusaha menerima takdirnya, meskipun hatinya masih menyimpan luka.

Seiring berjalannya waktu, berbagai konflik dan ujian datang silih berganti, menguji kesabaran dan keteguhan imannya. Dalam perjalanan ini, ia belajar cinta sejati tidak selalu tentang memiliki, tetapi juga tentang melepaskan dan menerima apa yang telah digariskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....