Kementerian Ekonomi Kreatif Dukung Pengembangan Film Animasi Indonesia

  • 21 Mar 2025 02:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mendukung penuh perkembangan ekosistem film, khususnya animasi di tanah air. Hal itu dilakukan dengan melaksanakan Intimate Screening Film 'JUMBO', yang diikuti jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mengatakan, JUMBO adalah bukti kolaborasi pemerintah dengan legislatif. Dukungan terhadap industri film animasi juga telah sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yakni menciptakan lapangan pekerjaan berkualitas.

“Kita percaya industri kreatif akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional ke depan. Banyak sekali kemampuan anak bangsa kita, tidak hanya JUMBO, kita harapkan juga hadir JUMBO yang lain tidak hanya di Indonesia tetapi mendunia,” ujarnya, di XXI Plaza Indonesia Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2025) malam

Film animasi 'JUMBO' telah melalui proses produksi yang panjang, yakni lima tahun, dengan melibatkan lebih dari 400 kreator. Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menambahkan, film keluarga ini akan dirilis saat Idulfitri mendatang.

“Kurang lebih ada 200 bioskop, harapannya mencapai 1.000 layar pemutaran, serta akan dirilis di 17 negara. Jadi, ini adalah suatu prestasi luar biasa,” ujarnya.

Sementara, produser, sutradara, dan CEO Visinema, Angga Dwimas Sasongko, mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dalam pemutaran JUMBO. Ia menyebut film JUMBO hadir atas keprihatinan tidak adanya karakter film yang dibuat dan bercerita tentang Indonesia.

“Semenjak saat itu, kami bercita-cita membuat bagaimana Indonesia bisa punya karakter, bisa punya cerita, yang menjadi nomor satu di Indonesia,” kata dia.

Angga juga berharap JUMBO dapat mengawali hal tersebut, karena film ini, menurutnya, benar-benar merupakan produksi lokal. Salah satunya yakni studio yang digunakan berlokasi di Cimahi, Jawa Barat, dan 100 persen menggunakan tenaga kerja lokal.

Selain sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Intimate Screening Film JUMBO turut dihadiri Ketua dan Anggota Komisi VII DPR RI. Selain itu juga Anggota Staf Khusus dan Utusan Khusus Presiden, mantan Menteri Pariwisata Marie Pangestu, serta pejabat Pemprov DKI Jakarta.

Animasi JUMBO yang didukung seluruh kementerian dalam Kabinet Merah Putih, membuktikan bahwa pemerintah hadir dalam pengembangan perfilman di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....