Imlek 2574 Barongsai dan Liong Solo Panen Show, Tarifnya 5 Juta Sekali Tampil
- 16 Jan 2023 21:38 WIB
- Surakarta
KBRN Surakarta: Jelang perayaan Imlek tahun ini, kelompok kesenian Barongsai dan Liong di Solo kebanjiran permintaan tampil. Selama beberapa pekan ini lebih dari 20 permintaan show di berbagai lokasi dan acara.
"Karena pada saat pandemi tidak ada job sama sekali, kemudian pada Imlek 2022 sudah main di Mall ada 12 kali show," kata Pembina Barongsai Tripusaka Adjie Candra Senin, (16/1/2023).
Perayaan Tahun Baru Imlek 2574 bisa dibilang masa panen rezeki bagi group kesenian barongsai dan liong. Bahkan saking tingginya permintaan tampil tidak jarang para pelaku seni pertunjukan tersebut menolak orderan luar kota karena padatnya jadwal tampil.
Salah satu pelaku kesenian barongsai yang kewalahan menerima order show itu adalah paguyuban Naga Barongsai Tripusaka Solo. Permintaan untuk tampil itu datang dari Wilayah Solo Raya dari berbagai Instansi seperti mall sekolah dan perkantoran untuk tampil mengisi acara Imlek.
"Tahun ini ada sekitar lebih dari 20 job meski belum padat pada tahun sebelumnya ketika belum pandemi covid 19 mencapai 51 job," sambung Adji Candra.
Agar bisa tampil prima, pemain barongsai rutin latihan setiap hari Rabu, Jumat dan Minggu. Pihaknya juga tidak menaikkan tarif untuk tampil di setiap acara.
"Untuk satu kali penampilan dengan tarif sekitar Rp 5 juta khusus Barongsai saja. Sedangkan dengan menambah naga atau liong harus menambah Rp 1 Juta," ujarnya.
Profesi sebagai pemain barongsai menjadi hal yang menggembirakan bagi Renalta Barniago 14 tahun Pelajar SMP Negeri 2 Solo. Karena setiap Imlek anggota paguyuban Tri Pusaka ini mampu mengantongi penghasilan sampai Rp 500.000 hingga 1 juta sekali main apalagi di tambah dengan angpao.
“Saya belajar barongsai sejak usia TK jadi belajar kesenian barongsai itu hampir 10 tahun. Tertarik ikut barongsai mengikuti jejak kakak saya," katanya.
Adapun kelompok Barongsai Tri pusaka ini sekitar 70 orang dari anak anak, remaja dan dewasa. Dalam setiap tampil itu pemain Barongsai 2 orang untuk Naga atau Liong 9 orang di tambah pemusiknya total pemain kesemuanya 30 orang.
Uniknya para pemain Liong dan Barongsai Tripusaka memiliki latar belakang yang beragam. Meski kesenian identik dengan tradisi dari Tionghoa justru 95 persen pemain kesenian ini berasal dari Warga suku Jawa. Fatimah
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....