Jalani Proses Adat, Ketahui Jalannya Ritual Siraman Kaesang-Erina

  • 09 Des 2022 08:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, akan melakukan prosesi adat siraman, Jumat (9/12/2022). Tradisi siraman ini dilakukan oleh kedua mempelai secara terpisah di kediaman masing-masing.

Dilansir dari berbagai sumber, siraman merupakan ritual adat warisan nenek moyang yang mengandung banyak filosofi di dalamnya. Dalam setiap tahapan prosesi siram, dimaksudkan agar kedua mempelai membersihkan diri dan hati agar kuat menghadapi hari pernikahan.

Upacara yang lebih bersifat internal ini, seluruh keluarga besar berkumpul, berbagi kasih sayang, memberikan restu. Upacara ini juga bentuk dukungan moril kepada kedua mempelai untuk memasuki babak baru dalam kehidupan mereka.

Perlengkapan acara siraman terdiri dari gayung, sehelai beras kuning keemasan yang mengiringi gayung melambangkan sujud dan menghidupi keluarga. Selain itu ada juga bubur senggoko yang memiliki makna penolak bala agar semuanya lancar.

Terdapat juga rebusan umbi yang tumbuh di dalam tanah ( polo pendem). Artinya rumah yang akan dibangun oleh calon mempelai memiliki pondasi yang kuat.

Ada juga berbagai buah kulit, kendi air untuk wudhu, tumpeng Robyong yang artinya harapan akan keselamatan, kesuburan dan kesejahteraan. Sementara tidak ketinggalan Kreweng yakni uang dari tanah liat yang akan digunakan untuk membeli cendol di acara "dodol dawet".

Acara taburan dimulai dengan mempelai laki-laki membungkuk kepada orang tua untuk meminta restu. Setelah itu, kedua mempelai dipandu menuju tempat penyiraman yang telah disiapkan.

Siraman dimulai dari orang tua mempelai wanita dilanjutkan dengan pini sesepuh terpilih. Air wudhu kemudian dituangkan bapak/ibu dari tempat penyiram.

Kemudian guci tersebut dipecahkan oleh kedua orang tuanya sebagai tanda penghancuran pamor sang anak sebagai wanita dewasa dan pancaran sinar pesonanya. Hal tersebut menandakan pecahnya pamor seorang anak sebagai wanita dewasa dan telah memancarkan cahayanya.

Proses ini menandakan bahwa orang tua telah rela melepas anaknya untuk menjadi wanita dewasa dan hidup dengan pendamping barunya. Setelah acara pemecahan kendi selesai, dilanjutkan dengan acara potong rambut.

Potong rambut bermakna membuang kesialan, selanjutnya acara potong rambut calon pengantin digendong oleh orang tua ke dalam kamar. Hal itu melambangkan bahwa kasih sayang orang tua tidak akan pernah mati dan selalu mengiringi anaknya sampai detik terakhir menjelang tahap baru kehidupan sang anak.

Pernikahan Kaesang dan Erina rencananya akan digelar pada Sabtu (10/13/2022) besok. Keduanya akan melaksanakan akad di Pendopo Royal Ambarrukmo Yogyakarta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....