Cerita Para Pemeran Film 'Danyang: Mahar Tukar Nyawa'
- 12 Okt 2024 00:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Film “Danyang: Mahar Tukar Nyawa” dijadwalkan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 7 November 2024. Para pemain pun menjelaskan karakter masing-masing yang didapatkan.
Film ini diperankan oleh Bhisma Mulia (Galang), Sahila Hisyam (Resti), Agla Artalidia (Fatimah), dan Rizky Tama (Darman). Selain itu adapula aktris dan aktor senior seperti Wulan Guritno, Mathias Muchus, hingga Egi Fedly.
Bhisma Mulia yang berperan sebagai Galang bercerita tentang perannya di Film Danyang. Galang itu, kata Bhisma mewakili pria yang cintanya tidak direstui.
"Jadi ceritanya related walau si Galang ini tidak direstui karena status sosial. Ia harus berjuang dengan waktu singkatnya," kata Bhisma saat presscon di Jakarta, Jumat (11/10/2024).
Karena dia hanya mempunyai waktu singkat, kata Bhisma, ia kemudian melakukan segala cara agar bisa mendapatkan Resti (Sahila Hisyam). "Jadi juga dijelaskan mengenai moral value, apa akibatnya jika kalian mengambil keputusan yang instan," ucapnya.
Ia mengatakan, film ini akan menjawab penasaran soal pesugihan dan akibatnya jika mengambil keputusan atau jalan pintas. Selain Bhisma, Sahila juga bercerita soal karakter Resti.
"Kalau untuk karakter Resti sendiri, ia adalah seorang anak Kepala Desa yang punya relationship sama Galang. Ya memang tidak direstuin karena status sosial yang berbeda," ujarnya.
"Dan di film "Danyang: Mahar Tukar Nyawa" ini kelihatan banget perjuangan seorang laki-laki sama pasangannya. Konflik antara perjuangan seorang laki-laki dan ada juga perjuangan seorang Ibu (Wulan Guritno), konfliknya saling berkesinambungan."
Ia pun mengakuo karakter Resti relate dengan Sahila di kehidupan nyata. Di mana saat Sahila masih duduk di bangku SMP atau SMA yang masih merasakan cinta monyet.
"Aku inget jaman Aku SMP/SMA pas aku dekat sama cowok. Ya jadi kaya gimana pacaran backstreet ngumpet-ngumpet dari orang tua, taunya ketauan," katanya seraya tertawa.
"Itu tuh kaya deg-degan banget, bergejolak banget. Tapi di satu sisi kaya nyaman banget sama ini laki."
Sahila mengakui syuting film ini sangat seru dan challenging. Ia mengakui gerogi saat melakoni beberapa adegan action di film tersebut.
"Salah satunya ada adegan dicekik gitu. Itu tuh beneran ditariknya kenceng banget," katanya.
"Jadi memang kita posisi badan harus yang benar, ready, karena kalau misalkan enggak, ya bakal kenapa-napa. Take pertama, kedua, ketiga kenceng banget, keempat, kelima kok seru ya."
Executive Producer & Produser Rofiq mengakui Castle Film Production sampai harus meriset soal keaslian Danyang. Ia menyadari sosok Danyang masih ada di tengah-tengah masyarakat.
"Saya melihat Danyang itu ada di tengah masyakarat kita, lalu kita terapkan ke film layar lebar. Saya mencoba menggali dan menggarap film ini dan kami menyetujui dengan nama Danyang," kata dia.
"Ini pun saya mencari sendiri, menelusuri, apakah benar itu ada Danyang. Lalu di mana tempatnya, lalu kita telusuri, dan memang itu ada, nyata."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....