Sanggar Sarwi Retno Budaya Tampil Memukau di RRI Surakarta

  • 26 Sep 2024 16:01 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Ada nuansa berbeda semarak dan berwarna dalam Pagelaran Ketoprak reguler RRI Surakarta, di Auditorium Sarsito Mangunkusumo, Selasa (24/9/2024). Tampilan ekstra (pra acara) Ketoprak, tarian dari Sanggar Sarwi Retna Budaya di bawah pimpinan Sarwiyati.

Membawakan Tari Bondhan, Tari Wira Pertiwi dan Tari Aduh Manis, 33 anak sanggar berusia SD, SMP, hingga SMA tersebut tampil memukau menyemarakkan suasana Auditorium.

Sanggar Sarwi Retno Budaya bukan kali pertama tampil dalam ekstra pagelaran di RRI Surakarta. Dalam setiap tampilannya mampu menyajikan tari-tari yang cukup berkualitas, meskipun masih dalam tataran pembelajaran.

Tari Wira Pertiwi dibawakan Siswa Sanggar Sarwi Retna Budaya, usia remaja (SMP), menjadikan pengalaman hidup bagi mereka kelak (Foto Koleksi Sanggar Sarwi)

Semua tak lepas dari sentuhan kesabaran sosok seorang seniwati handal. Pimpinan sanggar Sarwi Retna Budaya, Sarwiyati mengatakan Sanggar yang dipimpinnya telah berdiri sejak 24 April 1974. 50 tahun sudah, secara konsisten dirinya membina anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu dalam olah Tari.

Ibu berusia 75 tahun ini mengaku bahagia bisa mengajarkan kemampuan menarinya kepada anak-anak atau generasi muda. Pasalnya di pundak mereka terletak harapan seni tradisional khususnya tari bisa lestari sampai ke masa depan.

"Bisa njogèt banjur biså nurunké mênyang anak anak kuwi nyênêngké, supaya tarian bisa lestari sak terusé" ungkapnya.

Sarwiyati mengaku dalam mengajar tari selalu menanamkan etos kerja yang tinggi serta keseriusan dalam berlatih. Ini penting agar mereka dapat menari secara maksimal, bahkan bisa melampaui kehebatan gurunya.

"Bocah-bocah aja nganti kalah karo luar negeri, apa apa sarwå serius, sing tumêmên, bisaa ngungkuli bapak lan ibu guru". ucap Sarwiyati

( Ali Marsudi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....