Ini Cara Pembuatan Arang Briket

  • 30 Okt 2023 14:43 WIB
  •  Gunung Sitoli

KBRN, Gunungsitoli: Kepulauan Nias kaya akan kelapa, namun biasanya batok atau tempurung kelapanya dibiarkan begitu saja atau dipakai untuk bakar-bakar ikan atau daging.

Menurut Khairuddin SE, seorang pakar arang briket, tempurung kelapa bisa menjadi peluang usaha karena bisa menjelma menjadi arang briket dengan proses pembuatan yang tergolong mudah dan tidak ribet.

Cara pembuatannya sebutnya adalah pilihlah tempurung kelapa yang kering atau tidak lembab/basah, lalu dibakar dalam sebuah drum yang tertutup agar asapnya tidak menyebar kemana-mana. Kemudian dipastikan tempurungnya jangan sampai menjadi abu. Lalu tempurung yang sudah menjadi arang didinginkan, kemudian dihancurkan, lalu diayak lalu dicampur dengan tepung kanji atau tepung saga. Kemudian dicetak lalu dipress selanjutnya dikeringkan.

“Jadi setelah proses selesai, tinggal dikeringkan dibawah sinar matahari, kalau terik kita bisa jemur dari pagi sampai sore. Atau ada juga yang mengeringkan dengan oven khusus, ini durasinya paling 2 atau 3 jam,” ucapnya, Senin (30/10/2023).

Kalau sudah dikeringkan, arang briket siap untuk digunakan, caranya dengan dibakar di tungku.

“Jadi kelebihan arang briket ini lama menjadi abu, tahan sampai 3 jam, asapnya hanya sedikit dan tidak bau, dan dari sisi lingkungan tentu lebih ramah lingkungan,” kata Khairuddin.

Khairuddin mengatakan pangsa arang briket sangat bagus, peluang untuk tembus atau diekspor keluar negri terbuka lebar. Namun tentu untuk diawal, arang briket bisa dipasarkan secara lokal di kepulauan Nias misalnya untuk digunakan pedagang ikan bakar ataupun sate.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....