Yemima Gulo Ajak Perempuan Nias Berani Bersuara dan Lawan Patriarki
- 21 Apr 2026 15:55 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli- Sekretaris Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Gunungsitoli, Yemima Kristina Gulo, mengajak perempuan di Kepulauan Nias untuk berani bersuara dan melawan berbagai bentuk ketidakadilan akibat kuatnya budaya patriarki.
Dalam pernyataannya, Senin 21 April 2026, Yemima menyoroti bahwa praktik domestikasi perempuan masih menjadi tantangan nyata yang membatasi ruang gerak dan potensi perempuan di daerah. Kondisi ini, menurutnya, harus dihadapi dengan keberanian, kesadaran kritis, serta solidaritas antarperempuan.
“Rezim keheningan harus kita akhiri. Menjadi perempuan bukan berarti harus tunduk pada ketidakadilan. Kita harus berani menyuarakan hak-hak kita secara terbuka dan berbasis argumentasi yang kuat,” tegasnya.
Yemima juga menekankan pentingnya peran organisasi kader seperti GMKI dalam membentuk perempuan yang tangguh, tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara ideologis dan kepemimpinan. Ia menilai GMKI harus menjadi ruang belajar yang mendorong perempuan untuk aktif dalam isu-isu strategis.
Ia berharap ke depan semakin banyak perempuan Nias yang terlibat dalam diskusi penting, seperti bidang ekonomi, politik, dan hukum, serta mampu mengambil peran sebagai pemimpin di berbagai sektor.
Mengakhiri pernyataannya, Yemima mengingatkan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh tantangan. Oleh karena itu, ia mengajak perempuan untuk terus menyalakan keberanian dalam berpikir dan bertindak.
“Perubahan tidak akan terjadi tanpa keberanian. Mari kita mulai dari diri sendiri, berani berpikir kritis, berani berbicara, dan berani mengambil peran dalam perubahan sosial,” Ujarnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....