BMKG Ingatkan Potensi Tanah Longsor di Sejumlah Wilayah di Kepulauan Nias

  • 06 Okt 2026 14:37 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli – BMKG Stasiun Metereologi Binaka mengingatkan masyarakat kepulauan Nias akan potensi bencana tanah longsor akibat curah hujan yang bersifat diatas normal pada bulan Oktober ini.

Hal ini disampaikan Forecaster BMKG Stasiun Metereologi Binaka Sandro Bima saat dikonfirmasi rri.co.id.

Diungkapkannya berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Geofisika Deli Serdang potensi tanah longsor bisa terjadi di kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Selatan.

Ia merinci di Kabupaten Nias berpotensi terjadi di Botomuzoi, Hiliserangkai, Ma’u, Somolo-molo, dan Ulugawo. Sedangkan di Kabupaten Nias Barat berpotensi terjadi di Lolofitu Moi, Mandrehe, Mandrehe Utara dan Ulu Moro’o.

Kemudian di Kabupaten Nias Utara berpotensi terjadi di Afulu, Alasa dan Namohalu Esiwa, sedangkan di Kabupaten Nias Selatan berpotensi terjadi Amandraya, Gomo, Hilimegai, Lahusa, Lolomatua, Lolowau, Mazo, Susua dan Umbunasi.

Lebih jauh diungkapkan Sandro dari rata-rata curah hujan bulanan dari tahun 2015-2025, terjadi penurunan dari bulan September, dimana pada bulan September angka normalnya selama 10 tahun ini 310,9 mm dan di Oktober 270,8 mm. Namun di bulan Oktober ini terjadi sedikit perbedaan, justru untuk bulan Oktober ini diprediksi akan terjadi kenaikan curah hujan.

“Jadi pada tahun ini ada sedikit perbedaan dimana curah hujannya meningkat disbanding 10 tahun terakhir yakni kita prediksi di kisaran 301-400 mm/bulan, jadi sifatnya diatas normal, untuk itu kami berharap masyarakat bisa waspada menyikapi perubahan cuaca yang dinamis,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat mengikuti informasi prakiraan cuaca yang selalu diupdate melalui media sosial Stamet Binaka atau mengikuti informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG yang bisa diunduh di playstore maupun Appstore

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....