Seksi PHBI Kemenag Berikan Pendampingan Keagamaan untuk Pasien Rawat Inap

  • 05 Okt 2026 18:14 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) dalam bidang pelayanan kesehatan dan pendampingan keagamaan, Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli melalui Seksi Pendidikan, Haji dan Bimbingan Islam (PHBI) menggelar bimbingan rohani Islam bagi pasien di Rumah Sakit Metta Medika, Jumat 2 Oktober 2026. Melalui kolaborasi ini, Kemenag berkomitmen hadir secara langsung untuk memberikan pelayanan spiritual yang adaptif, sesuai dengan agama dan kebutuhan para pasien selama masa perawatan.

Pelayanan rohani Islam diberikan secara langsung kepada pasien muslim yang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kegiatan bimbingan ini dijalankan oleh Elias Malik Harefa, S.Pd.I., dan Kartini Zebua selaku Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gunungsitoli Selatan, serta didampingi langsung oleh Hj. Karimah Yanti Polem, M.Pd., Kepala Seksi PHBI Kemenag Kota Gunungsitoli. Melalui komunikasi intensif dengan pasien dan keluarga, mereka menyisipkan pesan religius dan dorongan moral agar pasien senantiasa tegar dan sabar dalam proses penyembuhan.

Pelaksanaan bimbingan rohani bertujuan memperkuat aspek keagamaan pasien dalam menghadapi penyakitnya. Melalui program ini, pasien dimotivasi untuk menerapkan nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, doa, dan konsistensi beribadah kepada Allah SWT selama perawatan. Selain itu, pendampingan juga diberikan kepada pihak keluarga guna mendorong mereka memberikan dukungan moril serta menghadapi situasi tersebut secara tabah.

“Ujian sakit sejatinya merupakan sebuah momentum berharga untuk mempertebal rasa sabar dan ikhlas. Kami berharap pasien beserta keluarga dapat terus memelihara semangat, tidak hanyut dalam kekhawatiran, dan senantiasa berserah diri lewat doa kesembuhan. Segala penderitaan, kesedihan, dan kecemasan yang dirasakan saat ini tidak lain adalah ujian iman untuk melihat sedalam apa keikhlasan serta ketabahan kita,” ujar Karimah.

Pelayanan keagamaan ini tidak hanya berfokus pada pemberian nasihat dan motivasi, tetapi juga dilanjutkan dengan sesi doa bersama demi kesembuhan pasien. Elias Malik memimpin doa tersebut sembari memberikan penguatan agar pasien tetap tenang dan optimis selama masa pengobatan. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kemenag dalam menghadirkan bimbingan spiritual yang menyentuh langsung kebutuhan nyata masyarakat, khususnya mereka yang sedang berjuang melawan penyakit.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....