Tidak Ada Lagi Beban Berlebihan
- 04 Okt 2026 11:00 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Transformasi Jiwa dari Dalam menjadi tema khotbah bulan Oktober di Gereja Keluarga Allah.
Demikian disampaikan Pastor Lucky Deri Putra Harefa saat mengawali khotbahnya di Ibadah Raya I Gereja Keluarga Allah Nias, Minggu 4 Oktober 2026.
Tema minggu pertama ungkapnya adalah No More Overload atau tidak ada lagi beban yang berlebihan.
Kenali Tanda Ketika Jiwa Mulai Overload
Ditegaskannya, segala sesuatu yang overload atau berlebihan adalah tidak baik. Kondisi ini pernah dialami Musa, seorang yang dikenal luar biasa meledak karena beban yang sudah terlalu lama menumpuk di dalam jiwanya. Keluhan dan tuntutan yang ia terima dari bangsa Israel membuat nabi ini nyaris putus asa.
"Overload yang mengakibatkan burnout biasanya bukan disebabkan oleh satu kejadian besar, tetapi oleh banyak tekanan kecil yang menumpuk tanpa pemulihan," ucapnya.
Beberapa ciri seseorang mengalami overload
1. Hal kecil mulai terasa sangat besar.
Tanda-tandanya bisa berupa: mudah marah, sensitif, kehilangan kesabaran, sulit fokus, sulit menikmati sesuatu, menarik diri, atau merasa ingin meninggalkan semuanya.
2. Perspektif kita jadi serba negatif
3. Mulai ingin lari dari segalanya
Orang ketika overload tidak jarang bisa bunuh diri, ada yang undur, menghilang sebentar, yang intinya ingin lari dari kondisi yang terjadi.
Rahasia Bangkit Dari Overload
Berani mengakui apa yang dirasakan kepada Tuhan menjadi kunci.
"Orang dewasa bukan orang yang tidak pernah membutuhkan pertolongan; orang dewasa tahu kapan dirinya membutuhkan pertolongan. Kejujuran di hadapan Tuhan lebih rohani daripada berpura-pura kuat," ucapnya.
Sadarilah Bahwa Kita Memiliki Batas
Tenaga, emosi dan kapasitas manusia terbatas. Kita perlu memiliki rasa tanggung jawab, tetapi kita bukan penanggung jawab atas segala sesuatu.
Ditegaskannya salah satu penyebab jiwa overload adalah kita mencoba mengambil bagian Tuhan lalu menaruhnya di pundak kita sendiri.
"Masalahnya bukan karena kita punya keterbatasan. Masalahnya adalah kita menolak mengakui keterbatasan tersebut," ucap Ps. Lucky.
Jangan Memikul Sendirian Apa Yang Tuhan Maksudkan Untuk Dibagikan
Solusi Tuhan untuk masalah overload Musa adalah shared burden beban yang yang dibagikan. Beban tidak dipukul sendiri tetapi dibagi dengan orang lain. Banyak orang yang hari overload karena tidak mau mendelegasikan, karena tidak mau membagikan bebannya dengan orang lain, semua ditanggung sendiri.
Untuk itu Pastor Lucky mengajak jemaat untuk meminta hikmat dari Roh Kudus agar mampu mengelola beban dengan kapasitas yang diperbesar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....