Program KREASI di Nias Utara Diperluas, Sasar 36 SD di Wilayah 3T
- 02 Okt 2026 20:05 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara - Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara bersama Save the Children Indonesia memperkuat pelaksanaan Program Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia (KREASI).
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Nias Utara, Meiterima Hulu, saat sosialisasi penguatan Program KREASI di Hotel Kaliki Gunungsitoli, Rabu 30 Oktober 2026.
Ia mengatakan, memasuki tahun kedua, pendampingan diperluas menjadi 36 sekolah dasar yang tersebar di enam kecamatan, yakni Lotu, Lahewa, Afulu, Sawo, Sitolu Ori, dan Tugala Oyo.
"Fokus perluasan tidak hanya pada literasi dan numerasi, tetapi juga penguatan karakter siswa," ujar Meiterima.
Menurutnya, ada enam paket intervensi strategis yang dijalankan pada tahun 2026, meliputi Teacher Professional Development, Principal Professional Development, Belajar Tambahan, Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Advokasi, serta Praktik Baik.
Meiterima menegaskan, Pemkab Nias Utara berkomitmen menjaga keberlanjutan program agar praktik baik yang telah dibangun tetap berjalan, mulai dari model pendampingan, komunitas belajar, kepemimpinan kepala sekolah, hingga perlindungan anak.
Sementara itu, COO Save the Children Indonesia, Agni Kristia Pratama, menjelaskan Program KREASI menyasar sekolah-sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T. Pemilihan sekolah dilakukan bersama pemerintah daerah untuk menjangkau sekolah yang paling membutuhkan.
Ia menambahkan, sistem yang dibangun dalam program ini diharapkan dapat direplikasi oleh pemerintah daerah dan mitra lokal ke sekolah lain. Saat ini program tersebut telah mendapat dukungan penuh dari Pemkab Nias Utara dan Nias Selatan, termasuk melalui penerbitan Surat Edaran Bupati terkait keberlanjutannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....