Perpustakaan Desa Fadoro Lasara, Upaya Alihkan Perhatian Anak dari Gadget
- 29 Sep 2026 15:47 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Berdiri sejak tahun 2024 yang lalu, perpustakaan desa Fadoro Lasara, kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli dinikmati oleh anak-anak dan warga di desa tersebut.
Rukun Abdi Jaya Telaumbanua Pengelola Perpustakaan desa Fadoro Lasara mengatakan perpustakaan ini didirikan karena kerinduan mereka agar anak-anak di desa tersebut tidak melulu bermain gadget namun juga membiasakan diri untuk membaca buku.
“Ini suatu kerinduan bagi desa kami untuk menarik minat baca anak-anak, karena anak-anak sekarang lebih banyak main gadget atau main hp, sehingga dengan didirikannya perpustakaan desa ini maka dari desa mengajak seluruh anak-anak, baik itu kalangan remaja, baik itu bapak-bapak dan ibu-ibu untuk datang ke perpustakaan kita untuk membaca,” ucap Rukun, Selasa 29 September 2026.
Perpustakaan untuk sementara sebutnya menempati ruang di balai desa dengan jam buka dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore, karena berdekatan dengan sekolah, anak-anak sering datang ke perpustakaan ini.
Kini perpustakaan di desa tersebut memiliki koleksi hampir 1.100 buku dan tahun ini mereka bakal menerima bantuan buku sebanyak 250 buku dari perpustakaan nasional.
“Kita menerima bantuan dari perpustakaan nasional dan juga beberapa donasi baik dari dinas terkait, ada dari dinas kesehatan juga dan juga ada donasi dari beberapa keluarga dan tahun ini juga ada bantuan buku dari perpustakaan nasional sekitar 250 exemplar lagi,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Gunungsitoli, Mei Linda Rostanti Larosa menyebutkan selain desa Fadoro Lasara desa lainnya yang sudah memiliki perpustakaan hingga saat ini ada 19 desa dan pihaknya terus melakukan monitoring dan pembinaan dengan dukungan dari perpustakaan nasional.
“Ada 20 desa yang sudah memiliki perpustakaan, namun mungkin yang aktif itu sekitar 15 desa, kita terus mendorong mereka agar mengelola perpustakaan dengan baik untuk meningkatkan literasi di desanya,” ucap Mei Linda.
Menurutnya, keberadaan perpustakaan desa dapat menumbuhkan kebiasaan dan budaya gemar membaca bagi anak-anak hingga orang dewasa di lingkungan desa yang dapat bermuara pada peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....