Camat Moro’o Ajak Siswa SMAN 2 Moro'o Berani Menjaga Masa Depan
- 22 Sep 2026 12:00 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Barat – Pemerintah Kecamatan Moro’o terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui lingkungan pendidikan. Hal itu dilakukan Camat Moro’o, Ukirman Gunawan Waruwu, S.I.P., saat bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera di SMA Negeri 2 Moro’o, Senin 21 September 2026.
Dalam amanatnya, Camat Moro’o mengangkat tema “Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Nasional dan Penyalahgunaan Narkoba tersebut dinilai penting untuk terus disampaikan kepada para pelajar karena generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan bangsa sekaligus daerah.
Di hadapan para siswa, Ukirman menekankan bahwa wawasan kebangsaan tidak cukup hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
Mencintai tanah air, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, menghormati sesama, menaati aturan, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengamalan wawasan kebangsaan.
“Generasi muda harus memiliki wawasan yang luas, karakter yang kuat, dan rasa cinta terhadap bangsa dan daerah. Masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas dan tanggung jawab,” ujarnya.
Para pelajar juga diajak memahami bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia. Perbedaan suku, agama, budaya, bahasa maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjauhkan diri, melainkan menjadi kekayaan yang harus dijaga dalam semangat persatuan dan kesatuan.
Camat Moro’o menjelaskan bahwa ketahanan nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun aparat negara namun pelajar juga memiliki peran melalui tindakan sederhana, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, disiplin, menaati tata tertib sekolah, menjaga hubungan baik dengan teman, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif.
"Para siswa kami ingatkan agar tidak mencoba-coba narkoba karena dampaknya bukan hanya terhadap kesehatan, tetapi juga dapat merusak pendidikan, hubungan sosial, keluarga, serta masa depan yang sedang mereka perjuangkan," tuturnya.
Karena itu, siswa didorong untuk memilih lingkungan pergaulan yang positif dan berani mengatakan tidak terhadap setiap ajakan yang dapat merugikan diri sendiri.
“Jangan pernah mencoba sesuatu yang dapat merusak masa depan. Kalau ada persoalan atau menghadapi ajakan yang tidak baik, jangan dipendam sendiri. Sampaikan kepada orang tua, guru, atau orang yang dapat dipercaya agar bisa mendapatkan solusi yang tepat,” ucapnya.
Camat Moro’o juga mendorong para pelajar mengisi masa muda dengan berbagai kegiatan positif, baik melalui prestasi akademik, olahraga, seni, organisasi maupun kegiatan sosial karena sekolah bukan sekadar tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan dan tanggung jawab generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....