Pemko Gunungsitoli dan Gerakan Pramuka Panen Jagung Bersama
- 19 Sep 2026 16:25 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Program pemerintah dan partisipasi masyarakat harus berjalan beriringan demi mewujudkan ketahanan pangan dengan mengoptimalkan potensi lokal. Hal ini tercermin dari kegiatan panen jagung hibrida yang sukses dilaksanakan oleh Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Gunungsitoli yang bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan setempat.
Kegiatan panen dihadiri Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Gunungsitoli, di lahan pertanian yang berada di depan Eks. Rumah Covid dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Gunungsitoli, Desa Sisarahili Sisambualahe, Kecamatan Gunungsitoli, Sabtu 19 September 2026.
Program ini dirancang sebagai upaya optimalisasi lahan produktif sekaligus media edukasi praktis bagi anggota Pramuka tentang siklus pertanian secara menyeluruh. Partisipasi aktif generasi muda ini diharapkan mampu menguatkan semangat kemandirian, meningkatkan produktivitas, serta menumbuhkan kepedulian yang mendalam terhadap kelestarian lingkungan.
Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli mengajak masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan produktif lewat pemanfaatan lahan. "Terkait kegiatan yang berlangsung, hal ini adalah contoh konkret bagaimana lahan kosong bisa menyokong ketahanan pangan. Dan kita ingin semangat ini terus berkembang, bukan hanya dalam lingkungan Gerakan Pramuka, tetapi juga di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, keberhasilan dan keberlanjutan pertanian sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak agar dampaknya lebih terasa. Sinergi antara perangkat daerah, Gerakan Pramuka, dan masyarakat pun dinilai penting untuk memastikan program seperti ini terus berjalan dan berkembang.
"Kegiatan ini hadir sebagai ruang belajar bagi Gerakan Pramuka untuk mengenalkan dunia tani secara langsung kepada generasi muda. Di sini, para anggota Pramuka belajar mengelola tanaman pangan sekaligus diajak memahami peran krusial sektor pertanian dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat," kata Sowa’a Laoli.
Guna mewujudkan Gunungsitoli Hebat, Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan terus memacu pemanfaatan sektor pertanian secara maksimal. Fokus utamanya adalah mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan agar pasokan pangan aman dan usaha berbasis kearifan lokal bisa terus berkembang.
Melalui momentum panen jagung hibrida ini, terlihat jelas pentingnya kolaborasi lintas sektor yang disesuaikan dengan potensi tiap wilayah. Semangat gotong royong ini diharapkan menjadi pendorong utama bagi kemandirian ekonomi dan produktivitas masyarakat secara luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....