Budidaya Rumput laut di Desa Balefadorotuho, Nias Utara Wujud Kemandirian Ekonomi

  • 18 Sep 2026 08:48 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Utara - Semangat baru terpancar dari para pembudidaya rumput laut Dusun II Tureloto, Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara.

Sejak awal Januari 2026, warga setempat mulai merambah sektor maritim dengan menggalakkanbudidaya rumput laut secara swadaya dan mandiri membuktikan kemandirian ekonomi pesisir dengan hasil panen yang konsisten.

Budidaya dilakukan di perairan pesisir Dusun II Tureloto. Dengan metode tali bentang sederhana, masyarakat mengelola sendiri mulai dari pengadaan bibit, perawatan di laut, hingga proses panen dan penjemuran tanpa bergantung pada bantuan pihak luar.

"Budidaya ini kami rintis sejak awal Januari 2026. Ini murni gerakan swadaya masyarakat Dusun II Tureloto yang ingin memanfaatkan potensi laut kami secara optimal," kata Sa'aban Tanjung salah seorang warga pembudidaya, Jum'at 18 September 2026.

Rumput Laut Diturunkan Dari Kapal

Potensi perairan Tureloto yang tenang dan kaya nutrisi dinilai sangat mendukung pertumbuhan rumput laut. Selain memberikan peluang pendapatan tambahan bagi keluarga, kegiatan ini juga dinilai mampu membuka lapangan kerja baru bagi pemuda dan ibu-ibu di desa tersebut.

“Ini murni hasil kerja keras masyarakat, tanpa bantuan alat dari luar. Kami berharap dengan adanya pemberitaan ini, ada perhatian dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nias Utara untuk pembinaan, bantuan bibit unggul, dan kepastian pasar. Tujuan kami hanya satu, meningkatkan kesejahteraan warga pesisir," ucap Ta'arif Gulo, Kepala Dusun II Tureloto Desa Balefadorotuho.

Masyarakat berharap, usaha mandiri yang telah berjalan ini dapat terus berkembang berkelanjutan, sehingga kawasan Tureloto tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata pantai, tetapi juga menjadi salah satu sentra penghasil rumput laut potensial di Kabupaten Nias Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....