Pemkab Nias Barat Siapkan Lahan PLTD 10 MW, Pematangan Mulai Dilakukan
- 05 Sep 2026 20:28 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Barat — Pemerintah Kabupaten Nias Barat bersama PT PLN (Persero) terus mempersiapkan penguatan sistem kelistrikan di wilayah Nias Barat. Salah satu langkah yang sedang dilakukan yakni persiapan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 10 megawatt.
Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan berukuran sekitar 50 x 60 meter yang berada tidak jauh dari kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Nias Barat.
Lokasi tersebut telah dilakukan survei dan saat ini sedang dalam proses pematangan lahan sebagai bagian dari kesiapan pemerintah daerah mendukung rencana pembangunan pembangkit.
“Lahan sekitar 50 x 60 meter yang tidak jauh dari pusat pemerintahan sudah kita siapkan dan telah disurvei. Saat ini sedang dilakukan pematangan lahan. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PLN dan mempersiapkan apa yang menjadi tanggung jawab kita,” ujar Eliyunus Waruwu, Sabtu 5 September 2026.
Bupati berharap seluruh proses teknis dan administrasi dapat berjalan lancar sehingga pembangunan PLTD tersebut dapat segera direalisasikan.
“Kita berdoa semoga seluruh tahapannya berjalan dengan baik. Harapan kita, apabila seluruh kesiapan teknis dan administrasi memungkinkan, pembangunan ini dapat dilaksanakan dan rampung tahun ini,” ucapnya.
Menurut Eliyunus, peningkatan kapasitas kelistrikan sangat penting karena listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan rumah tangga, tetapi juga mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, pemerintahan, UMKM, investasi, digitalisasi, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
“Listrik bukan hanya soal lampu menyala. Listrik mendukung anak-anak belajar, pelayanan kesehatan, kegiatan usaha, teknologi dan pertumbuhan ekonomi. Karena itu pemerintah harus terus mencari solusi dan memperjuangkan peningkatan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Nias menyampaikan bahwa koordinasi antara PLN, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat dibutuhkan untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan, mulai dari kesiapan lokasi, jalur jaringan hingga mobilisasi peralatan.
Pemkab Nias Barat dan PLN juga terus mengoordinasikan kebutuhan pendukung lainnya, termasuk rencana pembangunan Express Feeder 20 kV sepanjang kurang lebih tiga kilometer menuju hub di sekitar kawasan pusat pemerintahan, akses mobilisasi peralatan berat serta kebutuhan operasional lainnya.
Selain persiapan PLTD 10 MW, sebanyak 10 desa di Kabupaten Nias Barat juga masuk dalam Program Listrik Desa (Lisdes) ABT Tahun 2026.
Kesepuluh desa tersebut yakni Lasara Baene, Mazingo, Hilimbaruzo, Tarahoso, Hilibadalo, Sitolubanua, Lologolu, Onolimbu, Ambukha, dan Lahagu.
Pemerintah Kabupaten Nias Barat berharap perluasan jaringan listrik desa dan penguatan kapasitas pembangkit dapat berjalan secara bertahap untuk meningkatkan keandalan pelayanan listrik kepada masyarakat.
Bupati Eliyunus Waruwu menyebut upaya tersebut sebagai bagian dari semangat pembangunan menuju “Nias Barat CERAH dan TERANG.” “CERAH masa depannya, TERANG desa-desanya. Kita ingin pembangunan kelistrikan benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat, dari desa ke desa dan dari rumah ke rumah,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Nias Barat menegaskan bahwa rencana pembangunan PLTD 10 MW masih berada pada tahapan persiapan dan pelaksanaannya akan mengikuti kesiapan teknis, administrasi, serta tahapan yang ditetapkan bersama PLN.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....