Menumbuhkan Solidaritas Melalui Doa dan Aksi Nyata

  • 31 Agt 2026 12:02 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gunungsitoli menggelar doa bersama bagi korban bencana gempa bumi Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seluruh jajaran pimpinan, Pengawas Pendidikan, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Gunungsitoli yang memadati lapangan mengikuti jalannya doa dengan penuh empati, memohon kekuatan bagi masyarakat terdampak musibah di flores.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, Dr. H. Jul Karman Tanjung, M.Pd., menegaskan bahwa musibah yang menimpa Flores adalah kedukaan bersama yang menuntut kepedulian bersama. Ia menyampaikan bahwa doa menjadi wujud ikhtiar nyata untuk menguatkan para korban. Selain itu, Jul Karman mengajak seluruh jajarannya di Kemenag Gunungsitoli untuk konsisten memupuk rasa kemanusiaan tanpa memandang perbedaan. “Kita berkumpul untuk mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur. Semoga mereka yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, yang sakit diberikan kesembuhan, dan mereka yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Menurutnya, membantu korban bencana adalah wujud nilai kemanusiaan yang wajib dirawat. Peran Kementerian Agama pun melampaui pelayanan keagamaan, yakni ikut membangun solidaritas dan persaudaraan masyarakat. Momentum doa bersama ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk lebih peka terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Kegiatan rohani yang berlangsung khusyuk ini dilaksanakan di Lapangan Kantor Kemenag Kota Gunungsitoli pada Senin 24 Agustus 2026. Aksi solidaritas ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Gunungsitoli, Dr. H. Jul Karman Tanjung, M.Pd., bersama Kasubbag Tata Usaha, Armansyah Zebua, M.Pd. Turut hadir jajaran pimpinan lainnya, antara lain Kasi Bimas Katolik Setiawan Ndruru, S.H., Kasi Urusan Agama Kristen Saroedi Gea, M.Pd.K., Plt. Kasi Pendidikan, Haji, dan Bimas Islam Hj. Karimah Yanti Polem, M.Pd., serta Penyelenggara Pendidikan Kristen Analisa Happening Laia, S.IP.

“Melalui doa bersama, Kemenag Kota Gunungsitoli membuktikan bahwa keberagaman latar belakang justru mempererat solidaritas saat sesama dilanda musibah. Seluruh jajaran Kemenag mendoakan agar masyarakat Flores yang terdampak bencana diberikan kekuatan dan perlindungan selama proses pemulihan. Aksi nyata ini merupakan implementasi dari Asta Protas Kementerian Agama yang menekankan kerukunan dan nilai kemanusiaan universal. Kehadiran nilai agama dalam bentuk empati sosial ini diharapkan mampu meringankan beban psikologis para korban. Kemenag Gunungsitoli berharap warga Flores dapat segera melewati masa sulit dan pulih kembali,” ujarnya mengakhiri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....