Akses menuju Lokasi Sidang Sinode ONKP 2026 Mulai Dibenahi

  • 27 Agt 2026 11:59 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Barat - Persiapan pelaksanaan Sidang Sinode ONKP Tahun 2026 mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui peningkatan akses jalan menuju lokasi kegiatan.

Pembenahan dilakukan pada ruas yang menghubungkan Desa Sitoluewali, Kecamatan Moro’o, dengan Desa Botona’ai, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nias Utara.

Ruas jalan tersebut menjadi salah satu akses menuju Gereja ONKP Resort Na’ai di Saite’ene, Desa Botona’ai, yang akan menjadi lokasi pelaksanaan Sidang Sinode ONKP 2026.

Dalam penanganannya, pemerintah mulai melakukan pemadatan badan jalan menggunakan urugan pilihan dan diharapkan dapat meningkatkan kondisi jalan sehingga akses menuju lokasi kegiatan menjadi lebih mudah, aman dan lancar.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Nias Barat, Arwadi Gulo, mengatakan penanganan jalan tersebut difokuskan untuk memperlancar konektivitas dari wilayah Sitoluewali menuju Desa Botona’ai, khususnya akses ke ONKP Resort Na’ai.

“Memperlancar akses jalan dari Desa Sitoluewali menuju Desa Botona’ai, Kecamatan Tugala Oyo. Targetnya menuju ONKP Resort Na’ai,” ujar Arwadi Gulo.

Menurutnya, pekerjaan peningkatan ruas jalan tersebut menggunakan konstruksi Lapis Penetrasi Macadam (Lapen) dengan panjang penanganan sekitar 357 meter.

“Jenis bangunannya lapis penetrasi macadam, dengan panjang penanganan 357 meter,” jelasnya.

Peningkatan akses ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat terhadap pelaksanaan Sidang Sinode ONKP Tahun 2026.

Pemerintah menilai kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang kelancaran mobilitas peserta, tamu undangan dan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Selain untuk mendukung agenda Sidang Sinode, penanganan ruas jalan tersebut juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta akan membuka akses transportasi yang lebih lancar sekaligus memperkuat hubungan antarwilayah di kawasan perbatasan Nias Barat dan Nias Utara.

Melalui pembenahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nias Barat menunjukkan komitmen untuk terus membangun kolaborasi dan memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat, sekaligus menghadirkan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....