Optimis Hadapi Tantangan Zaman, MAN Gunungsitoli Tingkatkan Literasi AI
- 26 Agt 2026 17:16 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dinilai sebagai hal yang tidak dapat dihindari, sehingga perlu disikapi secara positif. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala MAN Kota Gunungsitoli, Dr. Arenibi Maruhawa, M.Pd., menanggapi keikutsertaan Madrasah Aliyah Negeri Gunungsitoli dalam Seminar Pelatihan AI bagi pelajar di Aula Universitas Nias.
“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi guru dan siswa. Yang terpenting adalah bagaimana kita mampu memanfaatkan teknologi ini secara bijak, kreatif, dan tetap bertanggung jawab dalam mendukung proses pembelajaran,” ujar Dr. Arenibi, Rabu 26 Agustus 2026. Ia berharap ilmu yang didapat bisa diterapkan dan dibagikan kepada seluruh warga madrasah.
MAN Kota Gunungsitoli hadir memenuhi undangan khusus dari Indosat dengan mengutus dua siswa dan dua guru pendamping. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh berbagai sekolah di Kota Gunungsitoli, dengan menghadirkan narasumber dari Indosat yang mengupas tuntas pemanfaatan teknologi AI di dunia pendidikan.
Sebagai wujud komitmen peningkatan literasi digital, MAN Kota Gunungsitoli mengikutsertakan guru dan siswanya dalam seminar teknologi teranyar. Di sini, para peserta tidak hanya mengenal berbagai teknologi berbasis AI, tetapi juga membedah peluang dan tantangannya di dunia pendidikan. Kehadiran AI diharapkan mampu membantu guru menciptakan ruang kelas yang lebih inovatif dan menarik. Di sisi lain, adaptasi teknologi ini juga bertujuan membekali siswa dengan keterampilan digital, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis yang matang demi menghadapi masa depan.
Dampak positif pelatihan AI dirasakan langsung oleh Zaskia Rasyida Tanjung, siswi MAN Kota Gunungsitoli, yang mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. Menurut Zaskia, AI bisa menjadi alat bantu belajar yang luar biasa jika digunakan dengan benar tanpa menghilangkan proses berpikir mandiri. Ia menekankan pentingnya menggunakan AI secara bijak sebagai pendukung riset dan pemahaman materi, bukan sebagai pengganti usaha keras siswa. Zaskia berharap program edukasi seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak generasi muda yang melek teknologi secara bertanggung jawab.
Pelatihan Artificial Intelligence (AI) di MAN Kota Gunungsitoli sukses digelar sebagai upaya adaptasi dunia pendidikan terhadap teknologi digital. Kegiatan ini bertujuan membekali pendidik dan pelajar agar mampu memanfaatkan AI secara kreatif, bijak, dan bertanggung jawab.
Acara ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Nias, Dr. Yaredi Waruwu, S.S., M.S., yang mengingatkan pentingnya generasi muda mengarahkan teknologi demi kemajuan pendidikan, bukan sekadar menjadi pengguna. “Melalui pelatihan ini, MAN Kota Gunungsitoli optimis dapat meningkatkan kompetensi warga madrasah serta melahirkan siswa yang inovatif, adaptif, dan siap menjawab tantangan masa depan,’ tutup Kepala MAN Kota Gunungsitoli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....