Program Sumur Bor, Kepedulian TNI Menghadirkan Air BersihTerhadap Masyarakat
- 24 Agt 2026 17:10 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Kesulitan mendapatkan air bersih selama bertahun-tahun menjadi persoalan yang dihadapi warga Dusun 3, Desa Ononamolo 1 Lot, Kota Gunungsitoli. Saat musim kemarau tiba, warga bahkan harus mengandalkan air hujan yang ditampung atau pergi bersama-sama ke sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kini, harapan baru mulai hadir melalui pembangunan sarana air bersih berupa sumur bor dalam Program Karya Bakti (Karbak) TNI AD Untuk Rakyat Tahun 2026 di Kepulauan Nias, Senin 24 Agustus 2026.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dilaksanakan melalui TNI Angkatan Darat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih. Hingga saat ini, proses pembangunan sarana air bersih di Dusun 3 Ononamolo 1 Lot masih terus berlangsung.
Komandan Kodim 0213/Nias, Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., mengatakan penyediaan air bersih menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah bersama TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat.
“Program air bersih ini merupakan program pemerintah pusat melalui TNI Angkatan Darat yang saat ini sedang berlangsung di Kepulauan Nias. Kami berharap dengan adanya sarana air bersih ini, kesehatan masyarakat semakin meningkat. Warga tidak lagi bergantung pada air hujan maupun air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Dandim.
Menurutnya, ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pembangunan sarana air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi warga.
Salah seorang warga Dusun 3, Martinus Zai, menyampaikan rasa syukur atas pembangunan sumur bor di lingkungan tempat tinggal mereka. Ia mengatakan, selama ini masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama ketika musim kemarau.
“Kami sangat bersyukur kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas adanya program sumur bor yang dilaksanakan melalui TNI Angkatan Darat di lingkungan kami,” kata Martinus.
Menurut Martinus, warga selama ini mengandalkan air hujan yang ditampung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika persediaan air tidak mencukupi, masyarakat harus pergi ke sungai secara bersama-sama untuk mengambil air.
“Dengan adanya program sumur bor ini, kebutuhan air bersih masyarakat sangat terbantu. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden serta jajaran TNI Angkatan Darat yang telah menghadirkan program ini di lingkungan kami,” ujarnya.

Rasa syukur yang sama disampaikan warga lainnya, Sabaati Gea. Ia menilai pembangunan sarana air bersih tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini sulit memperoleh air, terutama saat musim kemarau.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat melalui program penyediaan air bersih ini. Selama ini kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih, terutama pada musim kemarau. Dengan adanya program ini, kebutuhan air bersih masyarakat sangat terbantu,” katanya.
Sabaati juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI Angkatan Darat atas pelaksanaan program tersebut di lingkungan mereka.
Bagi warga Dusun 3 Ononamolo 1 Lot, pembangunan sumur bor bukan sekadar pembangunan sarana fisik. Kehadiran air bersih menjadi harapan baru agar masyarakat tidak lagi bergantung pada air hujan dan sungai, sekaligus membuka jalan menuju kehidupan yang lebih sehat dan layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....