Peserta PKW LKP ZIONA Kunjungi Rumah BUMN Gunungsitoli

  • 17 Agt 2026 13:19 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) LKP ZIONA mulai diarahkan untuk tidak sekadar menguasai keterampilan, tetapi juga mampu mengubah kompetensi tersebut menjadi peluang usaha. Upaya itu diwujudkan melalui kunjungan peserta ke Rumah BUMN Gunungsitoli.

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Rumah BUMN Gunungsitoli tersebut diikuti peserta PKW LKP ZIONA dengan didampingi Ketua LKP ZIONA Rido Favorit Saronitehe Waruwu bersama para instruktur. Kedatangan peserta disambut oleh Fasilitator Rumah BUMN Gunungsitoli, Gratia Telaumbanua dan Puspa.

Kunjungan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk mengenal lebih dekat dunia usaha sekaligus memahami berbagai hal yang perlu dipersiapkan ketika keterampilan yang diperoleh dari pelatihan mulai diarahkan menjadi usaha mandiri. Tidak hanya memberikan wawasan, Rumah BUMN Gunungsitoli juga menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan lanjutan kepada peserta. Salah satunya melalui pendampingan dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).

NIB menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipahami calon pelaku usaha ketika mulai membangun kegiatan usahanya secara lebih terstruktur. Dengan pendampingan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mulai memahami pentingnya legalitas dalam menjalankan usaha.

Dukungan juga diarahkan pada aspek pemasaran digital. Peserta didorong untuk memiliki akun marketplace atau toko online sehingga produk maupun jasa yang ditawarkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Bagi peserta yang bergerak di bidang jasa, khususnya desain grafis, peserta juga diarahkan untuk mulai membangun portofolio profesional. Hasil karya yang diperoleh selama mengikuti pelatihan dapat dikemas menjadi portofolio yang nantinya digunakan untuk memperkenalkan kemampuan kepada calon pelanggan atau klien.

Langkah tersebut dinilai penting karena dalam industri kreatif, kemampuan seseorang tidak hanya ditunjukkan melalui sertifikat, tetapi juga melalui karya yang dapat dilihat dan dinilai secara langsung oleh calon pengguna jasa.

Ketua LKP ZIONA, Rido Favorit Saronitehe Waruwu, menyambut positif dukungan yang diberikan Rumah BUMN Gunungsitoli. Menurutnya, proses pendidikan dan pelatihan harus mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi peserta, termasuk membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.

“Kami berharap peserta tidak berhenti setelah menyelesaikan pelatihan. Keterampilan yang mereka miliki harus dikembangkan menjadi karya dan kemudian menjadi peluang usaha. Karena itu, pendampingan seperti pengurusan NIB, pemanfaatan marketplace, dan penyusunan portofolio sangat penting bagi peserta,” ujar Rido, Senin 10 Agustus 2026.

Ia menilai kunjungan tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi peserta karena mereka dapat melihat secara langsung bahwa membangun usaha membutuhkan lebih dari sekadar keterampilan teknis. Diperlukan pula kemampuan memasarkan jasa atau produk, membangun identitas profesional, memanfaatkan teknologi, serta membangun jejaring.

Sementara itu, Fasilitator Rumah BUMN Gunungsitoli menyambut baik kunjungan peserta PKW LKP ZIONA dan membuka ruang pendampingan bagi peserta untuk melanjutkan proses pengembangan usaha. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan diri menjadi pelaku usaha yang lebih siap dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Peserta aktif berdiskusi dan menggali informasi mengenai legalitas usaha, pemasaran melalui platform digital, serta strategi membangun portofolio sebagai bagian dari upaya mendapatkan calon pelanggan.

Kunjungan ini menjadi salah satu bagian dari proses pembelajaran PKW LKP ZIONA yang menghubungkan keterampilan, kewirausahaan, dan dunia usaha. Peserta tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki kompetensi, tetapi juga didorong untuk mampu menciptakan peluang kerja melalui keterampilan yang telah mereka kuasai.

“Dengan adanya sinergi antara LKP ZIONA dan Rumah BUMN Gunungsitoli, peserta diharapkan memiliki langkah yang lebih jelas setelah pelatihan: memiliki keterampilan, membangun portofolio, mengurus legalitas usaha, memanfaatkan pemasaran digital, dan mulai menawarkan kompetensinya kepada pasar,” tutup Rido.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....