UNIAS Gelar Pawai Bendera Merah Putih Sepanjang 25 Meter
- 16 Agt 2026 09:50 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli- Universitas Nias menyelenggarakan Pawai Bendera Merah Putih sepanjang 25 meter yang dikoordinir oleh Organisasi Kemahasiswaan Universitas Nias, Sabtu 15 Agustus 2026. Adapun rute pawai dimulai dari Kampus FKIP UNIAS-Jalan Sirao-Jalan Gomo-Alun-alun Kota Gunungsitoli-Lapangan FKIP UNIAS.
Dr. Yaredi Waruwu S.S M.S Rektor Universitas Nias mengungkapkan makna filosofis dari penggunaan bendera Merah Putih sepanjang 25 meter yang diarak dalam pawai kemerdekaan ini. Menurutnya, ini sebuah simbol persatuan masyarakat Republik Indonesia dalam artian UNIAS Nias untuk mempersatukan seluruh kalangan masyarakat untuk menyambut kemeriahan HUT KEMRI ke-81 tahun 2026.
"Universitas Nias tidak hanya hadir dalam mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi tetapi juga unggul dalam membangun sebuah karakter mahasiswa dan hadir untuk mempersatukan masyarakat Kepulauan Nias. Universitas Nias mendukung semua program Pemerintah. Dengan adanya kegiatan seperti ini kita berharap bahwasanya civitas akademika UNIAS semakin mempererat rasa nasionalisme untuk mempersatukan warna Negara RI melalui pendidikan dan kehadiran perguruan tinggi di Kepulauan Nias.," ujarnya.
Disisi lain, selaku akademisi pihaknya melihat pelibatan mahasiswa dalam kegiatan kebangsaan seperti ini di luar kampus sangat luar biasa. Ia mengatakan, melalui ORMAWA akan membangun karakter unggul mahasiswa tidak hanya dalam bidang pendidikan tetapi turut hadir untuk memberikan semangat nasionalisme sebagai pemegang estafet kepemimpinan negara sehingga dengan kegiatan seperti ini semakin mempersiapkan generasi muda dalam berkarya dan berinovasi.
Ia berharap, tradisi pawai bendera ini ke depannya tidak terjebak menjadi sekadar formalitas belaka.Kegiatan ini harus diisi dengan pelibatan yang bermakna, edukasi sejarah, dan ruang ekspresi budaya yang inklusif.
"Setiap pelaksanaan pawai harus disertai dengan penyampaian kisah di balik bendera ini sehingga membantu mahasiswa juga untuk memahami tetesan keringat dan perjuangan para pendahulu, bukan hanya melihat kain yang dikibarkan," ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....