Dandim 0213/Nias Komitmen Tuntaskan Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat

  • 30 Jul 2026 13:55 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias, Letkol Inf. Indra Rukmana, S.H. menegaskan komitmennya untuk menuntaskan Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah Kepulauan Nias hingga selesai 100 persen. Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat melalui TNI Angkatan Darat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Letkol Inf. Indra Rukmana saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di RRI Gunungsitoli, Rabu 29 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa sebagai pejabat baru Dandim 0213/Nias, dirinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus menyempurnakan program yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya.

"Sebagai pejabat baru, kami melanjutkan apa yang telah dirintis oleh Dandim sebelumnya. Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat hingga tuntas 100 persen," ujar Letkol Inf. Indra Rukmana.

Letkol Inf. Indra Rukmana, S.H

Ia menjelaskan, hingga saat ini progres pelaksanaan program telah mencapai sekitar 81,6 persen. Sasaran kegiatan tersebar secara merata di lima kabupaten dan kota di Kepulauan Nias, meliputi pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur seperti jembatan, jalan, rumah tidak layak huni, sekolah, rumah ibadah, pipanisasi air bersih, hingga pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Selain pembangunan fisik, Karya Bakti TNI AD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa operasi bibir sumbing, operasi katarak, sunatan massal, pemberian kaki palsu, pembagian paket sembako, serta pengobatan massal bagi masyarakat.

Menurut Dandim, pelaksanaan program tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang secara aktif bergotong royong bersama personel TNI. Sinergi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran pembangunan.

"Kami tidak bekerja sendiri. Seluruh kegiatan ini mendapat dukungan masyarakat melalui semangat gotong royong. Harapan kami, hasil pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, tantangan utama pelaksanaan program antara lain kondisi cuaca yang kerap menghambat pekerjaan, keterbatasan material yang harus didatangkan dari luar Pulau Nias, serta medan yang sulit dijangkau. Meski demikian, seluruh personel tetap bekerja maksimal agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan dengan menyampaikan usulan kebutuhan infrastruktur melalui Babinsa di wilayah masing-masing. Seluruh usulan akan diverifikasi melalui survei lapangan dan diteruskan kepada komando atas sebagai bahan penyusunan program selanjutnya.

Melalui Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat, pemerintah bersama TNI berharap percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kepulauan Nias.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....