Panen Padi di Sawah Forua Capai Produktivitas 6,05 Ton/Hektare

  • 30 Jul 2026 09:54 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Barat – Pemerintah Kabupaten Nias Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui berbagai program pendampingan kepada petani.

Hal tersebut terlihat pada pelaksanaan panen padi di Sawah Forua, Desa Simeasi, Kecamatan Mandrehe, yang dilaksanakan pada Rabu 29 Juli 2026.

Berdasarkan hasil ubinan, produktivitas padi di lahan tersebut mencapai 6,05 ton per hektare diatas lahan milik A. Elsa Hulu, dengan umur tanaman 110 Hari Setelah Sebar (HSS) atau 96 Hari Setelah Tanam (HST).

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), yang telah memfasilitasi pengolahan lahan, memberikan benih unggul varietas Inpari 32, serta menyalurkan bantuan pestisida kepada para petani di Sawah Forua.

Selain menghasilkan produktivitas yang baik, pertumbuhan tanaman juga menunjukkan hasil yang menggembirakan.

"Rata-rata jumlah anakan mencapai 27 batang per rumpun, dengan rata-rata 169 bulir padi per malai, yang menjadi indikator keberhasilan penerapan teknologi budidaya dan pendampingan kepada petani," ujar Kadis DKPP Eka Setiawan Lomboe.

Para petani menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada sektor pertanian, khususnya bagi petani sawah.

"Kami berharap program pendampingan, bantuan sarana produksi, serta pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat dapat terus berlanjut sehingga produktivitas pertanian semakin meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik," ujar salah seorang petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....