Sosialisasi dan Monitoring Bantuan Sosial Non Tunai 2026
- 25 Jul 2026 14:30 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Pemerintah Kota Gunungsitoli bekerja sama dengan Bank Indonesia Sibolga menggelar kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Bantuan Sosial Non-Tunai (BSNT) Tahun 2026 Wilayah Kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, yang berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat 24 Juli 2026.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli, Wealman Zendrato, S.Sos., M.M., serta turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli, Dasma Estaraya Telaumbanua, S.H., M.H., CGCAE, Perwakilan dari Kementerian Sosial, BPS Kota Gunungsitoli, Bank BRI, Pendamping Sosial (PKH dan TKSK Kota Gunungsitoli), serta para keluarga penerima manfaat (KPM) Kota Gunungsitoli.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli memaparkan kondisi data kemiskinan di Kota Gunungsitoli. Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), terdapat lebih dari 27.000 jiwa pada Desil 1 (sangat miskin) dan 22.000 jiwa pada Desil 2 (miskin). Sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gunungsitoli mencatat sekitar 21.000 jiwa miskin akibat adanya perbedaan indikator penilaian. Mengenai hal tersebut,
Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli menekankan pentingnya perbaikan dan keakuratan data penerima manfaat di masa depan agar tidak ada lagi ketidaksesuaian di lapangan, serta menjadikan perbedaan indikator tersebut sebagai bahan evaluasi bersama.
Lebih lanjut ditegaskannya bahwa bantuan sosial non-tunai pada hakikatnya merupakan program pemberdayaan ekonomi keluarga, bukan pemenuhan kebutuhan seumur hidup atau untuk perilaku konsumtif.
" Oleh karena itu, kita mengimbau warga Kota Gunungsitoli penerima bantuan yang telah berjalan 5 hingga 10 tahun dan perekonomiannya sudah membaik untuk melakukan graduasi mandiri (mengundurkan diri) demi memberikan kesempatan kepada warga Kota Gunungsitoli lain yang lebih membutuhkan " Ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Gunungsitoli menyiapkan stimulan bantuan modal usaha sebesar Rp2,5 juta hingga Rp5 juta bagi KPM yang bersedia keluar secara mandiri agar dapat berdikari secara ekonomi.
Mengakhiri arahannya, Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli berharap seluruh peserta dapat menyimak materi sosialisasi dengan baik, sembari menegaskan keterbukaan Dinas Sosial Kota Gunungsitoli dalam melayani serta memberikan informasi bantuan kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....