Gubernur dan Wagub Berkantor di Pulau Nias, Baru deh Serasa Bagian Sumatera Utara
- 24 Jul 2026 15:45 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara di Kepulauan Nias diapresiasi oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli.
Secara khusus ia mengungkapkan hal tersebut kepada Riza Putra, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga pada acara Pembukaan Jelajah Rupiah Kepulauan Nias di Kota Gunungsitoli ini berlangsung di Lapangan Merdeka Gunungsitoli, Kamis 23 Juli 2026.
Pada acara tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya B.Sc., turut hadir bersama jajarannya.
“Pak Riza, saat ini Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur terus berkantor di kepulauan Nias, untuk melihat secara langsung apa kebutuhan kami di kepulauan Nias ini, jadi kehadiran Pak Bobby dan Pak Surya ini baru kami rasakan kami ini bagian dari Sumatera Utara Pak,” ucapnya.
Terkait hal itu, Sowa’a pun berharap Bank Indonesia, seluruh BUMN dan instansi vertikal yang ada di kepulauan Nias ini kiranya searah dengan pemerintah provinsi Sumatera Utara untuk menghilangkan label 3T di kepulauan Nias.
“Dan kami pemerintah daerah siap berkolaborasi sehingga kita bekerja bersama, Nias ini tidak lagi tertinggal, tetapi paling ada daya saing dan menyampai daerah-daerah paling tidak di pantai Barat provinsi Sumatera Utara, itu harapan kami,” kata Wali Kota.
Ia juga berterimakasih kepada Bank Indonesia Sibolga yang telah menggelar Jelajah Rupiah Kepulauan Nias selama 3 tahun berturut-turut. Program ini merupaka wujud kepedulian Bank Indonesia dalam mengedukasi masyarakat agar senantiasa Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.
“Tentu pemerintah kota Gunungsitoli terus mendorong percepatan tranformasi digital dan ekonomi UMKM yang saat ini telah membuktikan komitmen untuk terus naik kelas dan bahkan telah menggunakan Qris yang akan membuat transaksi perdagangan dan pariwisata di kepulauan Nias menjadi lebih cepat lebih mudah lebih aman,” ucap Wali Kota.
Ia pun mengajak semua pihak untuk menjelajahi rupiah, mencintai dan menjaga kedaulatan rupiah sebagai identitas bangsa dengan cara mengimplementasikan 5 Jangan untuk rupiah yakni Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Distapler, dan Jangan Dibasahi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....