Transformasi Digital melalui Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Penyuluh Agama
- 22 Jul 2026 16:23 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Penyuluh Agama Kristen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tuhemberua, Marihot P. Sirait, S.Th., terus meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi dengan mengikuti Coaching Clinic Pintar Periode III Bulan Juli bertajuk "Penguasa Media Bimbingan dan Penyuluhan Menggunakan AI" Batch 1 Kelas 3 yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu 22 Juli 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh para penyuluh agama dari berbagai daerah di Indonesia ini menghadirkan Dr. Nasrulloh, S.Ag., M.Hum., Widyaiswara Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Kementerian Agama RI, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Ia menjelaskan berbagai strategi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menghasilkan media bimbingan dan penyuluhan yang kreatif, efektif, serta mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Marihot P. Sirait menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan AI sebagai sarana pendukung pelaksanaan tugas penyuluhan. Menurutnya, teknologi bukanlah pengganti peran penyuluh, melainkan alat yang dapat membantu menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara lebih menarik, mudah dipahami, dan tepat sasaran.
“Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan dalam memanfaatkan berbagai platform AI untuk menyusun materi penyuluhan, membuat konten edukatif, mengembangkan media visual, hingga meningkatkan kualitas penyampaian pesan keagamaan di era digital. Penguasaan teknologi AI akan menjadi salah satu kompetensi penting bagi penyuluh agama agar mampu memberikan pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Agama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui transformasi digital. Dengan penguasaan teknologi AI, para penyuluh diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan, sekaligus memperkuat literasi digital masyarakat melalui konten-konten keagamaan yang berkualitas.
“Melalui keikutsertaan dalam Coaching Clinic Pintar ini, KUA Tuhemberua menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan profesionalisme aparatur serta mendorong penyuluh agama agar semakin siap menghadapi tantangan pelayanan keagamaan di era digital, sejalan dengan semangat transformasi digital Kementerian Agama Republik Indonesia,” tutup Marihot.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....