Pemprov Sumut Hibahkan Rp5 Miliar, Akses Jalan ke SMKN 1 Gido Segera Dibangun
- 18 Jul 2026 21:32 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, NIAS - Akses jalan menuju lokasi relokasi SMK Negeri 1 Gido di Desa Somi, Kabupaten Nias menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan pembangunan jalan dari Jalan Umum menuju sekolah baru itu akan segera dikerjakan agar siswa dan guru dapat beraktivitas dengan lancar.
Saat meninjau pembangunan relokasi SMKN 1 Gido, Rabu 15 Juli 2026, Bobby Nasution menyebut Pemprov Sumut telah menghibahkan anggaran sebesar Rp5 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Nias khusus untuk pembangunan akses jalan.
"Setelah selesai nanti bisa langsung dipakai, kalau untuk jalan menuju ke sini kita sudah hibahkan ke Kabupaten Nias Rp5 miliar, jadi Kabupaten yang bangun," kata Bobby Nasution didampingi Bupati Nias Yaatulo Gulo.
Dana hibah tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan jalan penghubung dari jalan umum kabupaten menuju lokasi sekolah baru seluas 2 hektare di Desa Somi.
Relokasi SMKN 1 Gido dilakukan karena lokasi sekolah lama yang berstatus lahan pertanian basah kerap terendam banjir. Di dekatnya juga terdapat muara dan sempat ada laporan kemunculan buaya sehingga membahayakan siswa.
Dengan lokasi baru yang lebih aman dan representatif, akses jalan yang layak menjadi kunci agar proses belajar mengajar tidak terhambat. Lahan pembangunan sekolah sendiri merupakan hibah dari warga setempat, Faonasokhi Lawolo.
Pada tahap pertama, pembangunan meliputi ruang kepala sekolah, ruang praktik, dua ruang kelas, toilet, menara air, sumur bor, podium, area parkir, jalan lingkungan sekolah, dan pagar. Seluruh fasilitas ini ditargetkan rampung November 2026 sehingga dapat segera digunakan.
Bupati Nias Yaatulo Gulo menyatakan Pemkab Nias siap menindaklanjuti hibah jalan dari Pemprov Sumut agar pembangunan akses ke SMKN 1 Gido berjalan sesuai jadwal.
Warga Desa Somi menyambut baik rencana ini. Dengan adanya jalan yang baik, diharapkan mobilitas siswa, guru, dan masyarakat ke sekolah baru dapat berjalan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....