Relokasi SMK Negeri 1 Gido Dilakukan karena Lokasi Lama Rawan Banjir
- 16 Jul 2026 18:19 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias - Tahap pertama pembangunan relokasi SMK Negeri 1 Gido di Desa Somi, Kabupaten Nias sedang dikerjakan pihak rekanan. Sekolah yang selama ini kerap terendam banjir dan tidak layak itu akan dipindahkan ke lokasi baru yang lebih aman.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Alexander Sinulingga menjelaskan, alasan utama pemindahan lokasi SMK Negeri 1 Gido diantaranya lahan sekolah lama ternyata berada di area sawah yang dilindungi.
Berdasarkan peraturan tata ruang, kawasan tersebut tidak memungkinkan untuk didirikan bangunan permanen. Kemudian, lokasi lama rawan banjir. "Daerah pada lokasi lama dikabarkan sering mengalami banjir sewaktu-waktu.
"Statusnya juga lahan pertanian basah, hujan dikit langsung tergenang dan dekatnya ada muara. Ada laporan pernah lihat buaya, jadi bahaya, jadi perlu kita pindahkan," kata Alexander. Rabu, 16 Juli 2026.
Kepala SMK Negeri 1 Gido Julius Lahagu menyebut, berterima kasih atas area pembangunan baru sebagai lokasi SMK Negeri 1 Gido, masih berada di wilayah Desa Somi, hanya berbeda dusun dengan lokasi lama.
Lahan seluas 2 hektare merupakan hibah dari warga setempat, Faonasokhi Lawolo. Pada tahap pertama, anggaran yang dibutuhkan Rp4 miliar lebih dan ditargetkan selesai November 2026.
Fasilitas yang akan dibangun meliputi ruang kepala sekolah, ruang praktik, dua ruang kelas, toilet, menara air, dan sumur bor. Pemprov Sumut juga menghibahkan Rp5 miliar kepada Pemkab Nias untuk pembangunan jalan akses ke sekolah.
Julius Lahagu menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumut atas perhatian terhadap pendidikan di Kepulauan Nias.
"Bagi kami, relokasi ini merupakan sebuah anugerah. Selama ini aktivitas belajar mengajar terpaksa dilakukan di lokasi lama yang dirasa tidak layak," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....