Mempersiapkan Generasi Baru Keluarga yang Kokoh melalui Penyuluhan Catin

  • 15 Jul 2026 15:46 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Guna menghadirkan pelayanan dan pembinaan rohani di tengah masyarakat, Sadarman Sarumaha, S.Pd dan Kristina, S.Th selaku Penyuluh Agama Kristen kembali melaksanakan kegiatan Penyuluhan Calon Pengantin (Catin) di Desa Madula Dusun II, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari pelayanan gerejawi dan pembinaan keagamaan untuk mempersiapkan calon pengantin agar memiliki bekal rohani dalam membangun kehidupan rumah tangga yang berkenan kepada Tuhan.

Dalam penyampaian materi pembinaan, calon pengantin diberikan pemahaman bahwa pernikahan adalah anugerah dan rencana Tuhan yang harus dijalani dengan kasih, kesetiaan, pengampunan, serta komitmen untuk saling melayani. Keluarga Kristen dipanggil untuk menjadikan Kristus sebagai dasar utama dalam membangun rumah tangga.

“Keluarga yang dibangun bersama Tuhan akan memiliki kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Sebab rumah tangga bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat untuk menghadirkan kasih Tuhan dan menjadi berkat bagi banyak orang. Firman Tuhan dalam Yosua 24:15 menjadi pengingat bagi setiap keluarga: “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” Ayat ini mengajarkan bahwa keluarga harus menempatkan Tuhan sebagai pusat kehidupan,” ucap Sadarman Sarumaha.

Pelaksanaan penyuluhan Catin ini juga terlaksana melalui kolaborasi bersama Bidan dari UPTD. Puskesmas, P5A, dan Kader Desa. Sinergitas ini menunjukkan kepedulian bersama dalam memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada calon pengantin, baik dari aspek kerohanian, kesehatan keluarga, maupun kesiapan membangun kehidupan berumah tangga.

Kegiatan Penyuluhan Calon Pengantin di Desa Madula Dusun II berjalan dengan baik dan penuh sukacita. Melalui pelayanan ini, diharapkan lahir keluarga-keluarga Kristen yang kuat dalam iman, penuh kasih, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, para calon pengantin diajak untuk memahami pentingnya kehidupan doa, komunikasi yang baik antara suami dan istri, serta tanggung jawab bersama dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan menjadi kesaksian bagi lingkungan sekitar,’ tutup Sadarman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....