KM UNEI Hilang Kontak di Perairan Pulau Bintanah, 16 ABK dalam Pencarian Tim SAR

  • 08 Jul 2026 16:02 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias langsung melaksanakan operasi SAR setelah menerima laporan hilangnya kontak KM UNEI di sekitar Perairan Pulau Bintanah, Kabupaten Nias, Rabu 8 Juli 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias Putu Arga Sujarwadi, S.H.,M.M mengatakan, laporan diterima pada pukul 13.00 WIB dari agen kapal atas nama Soni Waruwu.

"Kami menerima informasi bahwa KM UNEI berangkat pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 18.00 WIB menuju Gunungsitoli untuk melaksanakan docking. Sampai saat ini kapal tersebut belum tiba di tujuan," ujar Putu Arga.

Berdasarkan keterangan agen, sekitar pukul 03.00 WIB, KMP Wira Nauli dan KMP Victoria sempat melihat KM UNEI di sekitar Perairan Pulau Bintanah dalam kondisi mengalami kendala mesin.

"Namun pada saat itu nahkoda KM UNEI tidak meminta bantuan sehingga kedua kapal melanjutkan pelayaran menuju Gunungsitoli," katanya.

Lokasi kejadian berada pada koordinat 1°31'7.95" LU – 98°2'17.59" BT, dengan jarak sekitar 28,11 Nautical Mile dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias pada heading 54,48°. Estimasi waktu tempuh menuju lokasi sekitar 1 jam 30 menit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Putu Arga menyebut pihaknya segera memberangkatkan 8 orang personel rescue menggunakan RIB 04 Nias.

"Tim sudah diberangkatkan untuk melaksanakan Operasi SAR yang diawali dengan assessment di sekitar lokasi duga kejadian,"ucapnya.

Dalam kapal tersebut terdapat 16 orang. yakni ; Sihol Marah Aman Butar-butar (48), Damhuri Siambaton (51), Rama Sugita (26), Khairun Hafizh Zega (68), Ahmaddhin Sijabat (52), M. Aidil Azmi Tambunan (35), Jholang Herkoesuma (19), Berkat Notatema Telaumbanua (21), Sait Sulaiman (20), Bona Ventura Fitrius Zai (18), Lukas Efendi Zai (21), Serius Laia (23), Gideon Nazara (18), Ahmad Haikal Huda (17), Jenifer Lahema (21), dan Iktorius Larosa (22).

Peralatan yang dikerahkan meliputi Rescue Car Double Cabin, RIB 04 Nias, Peralatan SAR Air, Peralatan SAR Medis, Alat Komunikasi, APD Personal, serta kantong jenazah sebagai bagian dari kesiapsiagaan operasi.

"Operasi SAR akan terus kami laksanakan secara maksimal dengan berkoordinasi bersama unsur SAR terkait hingga keberadaan KM UNEI beserta seluruh penumpangnya dapat dipastikan. Kami juga akan terus memberikan perkembangan informasi kepada masyarakat sesuai hasil di lapangan," ujar, Putu Arga, mengakhiri.(Asa/MH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....