Kemenag Dorong Lulusan Teologi jadi Pendidik Profesional Berkarakter Kristiani
- 01 Jul 2026 17:16 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Wisuda Ke-14 Program Sarjana (S1) Teologi dan Pendidikan Agama Kristen STT Injil Arastamar Nias Selatan sukses digelar di Hall Defnas pada Selasa 30 Juni 2026. Acara yang berlangsung penuh suka cita ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Yayasan, tokoh masyarakat, orang tua, dan Kepala Kantor Kemenag Nias Selatan, H. Fadlin Gea, S.Pd. Kehadiran Kepala Kemenag menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung lahirnya lulusan keagamaan yang berintegritas.
“Wisuda ini bukan sekadar akhir masa studi. Momen ini adalah gerbang utama bagi para lulusan untuk mulai mengabdikan diri dan ilmu mereka bagi gereja, masyarakat, serta Negara,” ujar H. Fadlin Gea, S.Pd dalam sambutannya, dikutip dari akun resmi Kemenag Nias Selatan.
Selain mengucapkan selamat atas kelulusan para wisudawan-wisudawati STT Injil Arastamar Nias Selatan, Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi mereka. Menurutnya, pencapaian gelar sarjana ini tidak lepas dari perjuangan para lulusan serta pengorbanan orang tua, keluarga, dan para dosen.
“Momen wisuda ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari tanggung jawab nyata. Para lulusan dituntut untuk mengamalkan ilmu demi kemajuan gereja dan masyarakat. Sebagai seluruh alumni baru hendaknya dapat tampil sebagai pribadi berintegritas yang menjaga nilai iman, sekaligus menjadi teladan dalam merawat kerukunan dan kedamaian di tengah keberagaman,” ucap Fadlin.
Seluruh rangkaian acara wisuda berjalan dengan khidmat, lancar, dan penuh rasa syukur. Pencapaian ini menjadi kebanggaan besar bagi pihak keluarga, almamater, maupun masyarakat luas. Kepala kemenag Nias Selatan berharap, ke depan, para alumni STT Injil Arastamar Nias Selatan diharapkan tampil sebagai SDM unggul yang beriman dan berilmu, serta siap berdampak nyata bagi kemajuan gereja, warga, hingga pembangunan di wilayah Kabupaten Nias Selatan dan Indonesia.
“Semoga para lulusan Program Studi Teologi dan Pendidikan Agama Kristen tumbuh menjadi pelayan serta pendidik yang kompeten dan profesional. Di tengah perubahan dunia, semoga siap menjawab tantangan zaman tanpa melepaskan nilai-nilai Kristiani. Lebih dari itu, para lulusan harus terus aktif memperkuat kerukunan antarumat beragama, membentuk karakter generasi muda, dan menyokong pembangunan bangsa lewat pelayanan yang tulus serta bertanggung jawab,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....