MUI Tuhemberua Periode Baru, KUA Dorong Jalankan Amanah dengan Baik

  • 22 Jun 2026 08:45 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kantor Urusan Agama (KUA) Tuhemberua mengikuti kegiatan pendampingan pembentukan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kecamatan Tuhemberua Masa Khidmat 2026–2031 yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Desa Ladara, Jumat 19 Juni 2026, yang dihadiri oleh Betha Nugraha Pratama dan Muhammad Rifai.

Kegiatan ini dilaksanakan seiring berakhirnya masa khidmat DP MUI Kecamatan Tuhemberua Periode 2022–2025. Pembentukan kepengurusan baru dilakukan sebagai upaya menjaga kesinambungan peran MUI dalam pembinaan umat, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta pemberian layanan keagamaan kepada masyarakat.

Pelaksanaan pendampingan tersebut berdasarkan Surat Mandat Nomor A.24/DP-K.II-31.SM.VI/2026 yang diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Nias Utara. Tim pendamping yang ditugaskan terdiri atas Saharman Tanjung, Yasir Purna Tanjung, Ardiansyah Zega, Mikdar Tanjung, Muhammad Rifai, dan Betha Nugraha Pratama.

Melalui proses musyawarah mufakat yang berjalan lancar, peserta sidang sepakat memilih Arisman Tanjung sebagai Ketua Umum DP MUI Kecamatan Tuhemberua Masa Khidmat 2026–2031.

“KUA Tuhemberua berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan kehidupan keagamaan yang harmonis, moderat, dan berkemajuan di Kecamatan Tuhemberua,” ujar Betha Nugraha Pratama.

Menurutnya, pembentukan DP MUI Kecamatan Tuhemberua ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran ulama dan tokoh agama sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina umat, menjaga kerukunan, serta memberikan bimbingan keagamaan yang menyejukkan di tengah masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh para Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Kecamatan Tuhemberua serta tokoh masyarakat yang turut memberikan masukan dan pandangan dalam proses pembentukan kepengurusan baru. Suasana musyawarah berlangsung dengan penuh kekeluargaan, mengedepankan prinsip kebersamaan, hikmah, dan kebijaksanaan dalam menentukan figur yang akan memimpin organisasi keulamaan tersebut selama lima tahun ke depan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....