Melalui SIRUKUN, KUA Tuhemberua Perkuat Peran Menjaga Harmoni Umat Beragama

  • 20 Jun 2026 12:39 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Dalam upaya memperkuat deteksi dini dan menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tuhemberua mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Early Warning System (EWS) SIRUKUN (Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis 18 Juni 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala KUA Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, Penghulu Betha Nugraha Pratama dan Muhammad Rifai, serta Penyuluh Agama Kristen Marihot P. Sirait. Bimtek ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Nomor: B-1080/Kw.02/1/BA.02/06/2026 tanggal 15 Juni 2026.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Subbagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. Syafrizal Bancin, M.M. Dalam arahannya menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung tugas-tugas Kementerian Agama, khususnya dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama melalui sistem pelaporan dan pemantauan yang terintegrasi.

Materi bimtek disampaikan oleh Kepala Bidang Harmonisasi Umat Beragama Kanwil Kemenag Sumut, Dr. Adimin. Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan aplikasi EWS SIRUKUN sebagai instrumen deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kerukunan di masyarakat. Aplikasi ini dirancang untuk membantu satuan kerja Kementerian Agama dalam melakukan pemetaan, pemantauan, serta pelaporan berbagai dinamika sosial-keagamaan secara cepat dan akurat.

Kepala KUA Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, menyambut baik pelaksanaan bimtek tersebut. Menurutnya, aplikasi EWS SIRUKUN menjadi sarana penting dalam mendukung tugas KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama di tingkat kecamatan dalam menjaga kondusivitas dan keharmonisan kehidupan beragama.

“Melalui bimtek ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penggunaan aplikasi SIRUKUN. Ke depan, aplikasi ini akan menjadi instrumen yang sangat membantu dalam mengidentifikasi dan melaporkan berbagai potensi persoalan kerukunan secara lebih cepat, sehingga langkah-langkah preventif dapat dilakukan sedini mungkin,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, KUA Tuhemberua menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendukung program-program Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang rukun, harmonis, dan moderat dalam kehidupan beragama.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....