IBI Apresiasi Pemerintah Konsisten Dukung Peningkatan Kompetensi Bidan
- 13 Jun 2026 19:32 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Bidan merupakan garda terdepan dalam mengawal kesehatan Ibu dan Anak. Dengan focus profesi kebidanan saat ini ditambah dengan usia IBI yang ke-75 tahun 2026, IBI mengangkat tema global dalam adaptasi nasional yakni "Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan : Bidan Indonesia Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Ibu dan Anak". Tema ini merepresentasikan komitmen berkelanjutan bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak serta membentuk generasi penerus yang sehat dan berkualitas.
“Ini menunjukkan bahwa Negara kita masih membutuhkan bidan sebagai garda terdepan, sebagai mitra perempuan, mengawal kesehatan perempuan mulai dari pembuahan sampai kepada lansia, itulah tanggung jawab bidan. Itu tandanya bahwa kita masih butuh bidan yang berkualitas. Bagaimana upaya kita mendapatkan bidan yang berkualitas, tentunya melalui peningkatan pendidikan baik secara formal maupun informal. Jika secara formal apalagi dengan peraturan terbaru sata ini kita terus dituntut meningkatkan kapasitas melalui pendidikan formal antaralain jika pendidikannya masih di jenjang D-III maka harus naik level menjadi S-1 hingga profesi Bidan,” kata Ketua IBI kota Gunungsitoli Yurniwati Harefa SKM, Sabtu 13 Juni 2026.
Ketua IBI Kota Gunungsitoli sangat mengapresiasi langkah pemerintah kota Gunungsitoli yang secara konsisten memberikan dukungan terhadap peningkatan kompetensi bidan. Dukungan ini terwujud melalui sinergi dengan berbagai pihak terkait untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan ibu dan anak.
“Beruntungnya kita di kota Gunungsitoli ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli betul-betul mendukung dengan membuka peluang bekerjasama dengan berbagai universitas seperti Universitas Prima dan Universitas Sari Mutiara sehingga kita sebagai bidan benar-benar diberi kesempatan untuk bisa mengembangkan diri lagi melalui pendidikan formal. Sedangkan pada pendidikan informal, mulai dari Pengurus Pusat, Pengurus Daerah di propinsi sampai ke Pengurus Cabang kita melaksanakan webinar-webinar. Bidan juga sering bermitra dengan Perusahaan Alat Kesehatan dengan mereka mendatangkan narasumber di setiap kegiatan yang kita laksanakan. Hal-hal ini sudah termasuk dalam program kerja IBI di bagian peningkatan SDM,” ucapnya.
Yurniwati Harefa menyampaikan, hingga saat ini ada sebanyak 601 orang bidan yang sudah terdaftar dalam KTA IBI Online kota Gunungsitoli. “Patut disyukuri dan ini juga sejalan dengan program kita kalau bisa itu Satu Desa Satu Bidan. Dan Satu Desa Satu Bidan ini sudah dijalankan oleh Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli, artinya bidan yang ada di desa itu nanti, itulah yang mengadakan pendampingan terhadap warga yang membutuhkan pelayanan kebidanan. Mungkin tidak semuanya bisa dilaksanakannya di desa contohnya persalinan tapi setidaknya bidan kita ini nantinya yang akan mengawal ibu hamil sampai ke faskes tempat persalinan,” tutup Ketua IBI Gunungsitoli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....