Sensus Ekonomi 2026, BPS Butuh Partisipasi Aktif dari Masyarakat

  • 11 Jun 2026 17:49 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - SE2026 di wilayah Kabupaten Nias terus berjalan untuk mengumpulkan data dasar dari seluruh pelaku usaha dan aktivitas ekonomi guna memetakan dan memahami potensi ekonomi demi kebijakan yang tepat sasaran. Seperti diungkapkan Kepala BPS kabupaten Nias Puguh Setiandono, Pendataan ini mencakup seluruh unit usaha non-pertanian, mulai dari skala mikro, UMKM, hingga perusahaan besar. Untuk tahapan pelaksanaan sejak 1 Mei – 31 Agustus 2026 adalah pengisian kuesioner secara online, dan mulai 15 Juni – 31 Agustus 2026 akan dilakukan Pendataan lapangan secara door to door (tatap muka) oleh petugas BPS.

“Secara umum, Sensus ekonomi bertujuan untuk menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi. Jadi secara khusus menyediakan informasi struktur ekonomi, informasi karakteristik usaha, dan menyediakan informasi ekonomi digital dan ekonomi lingkungan. Jadi sensus ekonomi ini merupakan kegiatan pendataan lengkap atau seluruh unit usaha atau perusahaan yang berada di seluruh Indonesia " ujar Kepala BPS Kabupaten Nias, Kamis 11 Juni 2026.

Ia menjelaskan secara nasional keg atan ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia. Pelaksanaanya dimulai tanggal 15 Mei - 31 Agustus 2026. Untuk sasaran di wilayah Kabupaten Nias, kegiatan SE sudah berjalan seperti di Bank, Pegadaian, dan Kantor Pos, dan untuk tingkat UMKM dan rumah tangga pelaksanaan secara door to door dilaksanakan selama bulan Juni 2026.

Puguh mengatakan, Sensus Ekonomi ini merupakan kegiatan yang penting karena yang dihasilkan ini akan mendukung perencanaan dan keputusan strategis. “Jadi kami menghimbau kepada masyarakat atau pelaku usaha untuk menerima petugas kami di lapangan untuk memberikan data yang sejujur-jujurnya karena dengan data yang valid dan berkualitas akan mempengaruhi perencanaan dan akan memberikan keputusan yang strategis sehingga data yang dihasilkan itu tepat sasaran,” ujarnya.

BPS juga sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk menerima petugas dan memberikan informasi yang benar karena datanya sangat penting untuk memetakan kondisi pasar dan membantu pemerintah merumuskan kebijakan ekonomi, peluang investasi, dan program pengembangan usaha yang tepat sasaran.

Sementara itu, antusiasme pelaku UMKM terhadap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sangat tinggi, salah satunya disampaikan oleh Suriyani Zebua yang menyambut baik pendataan ini, menurutnya program ini menjadi kunci utama agar bisnis/ usaha terpetakan dengan akurat, termasuk untuk bersiap naik kelas.

“Saya mengajak seluruh bapak/ibu untuk mendukung SE2026. Dalam mengumpulkan data ekonomi yang akurat sangat penting untuk menentukan kebijakan yang tepat sasaran. Melalui SE2026 kita berharap UMKM semakin berkembang dan diperhatikan. Untuk itu mari kita sambut petugas yang datang ke rumah kita. Berikan data yang benar sesuai yang dibutuhkan oleh para petugas dan mari kita wujudkan satu data untuk Indonesia Hebat, UMKM semakin berkemban,’ ujar Suriyani.

Kepala BPS Kabupaten Nias menambahkan, Untuk menghindari penipuan atau keraguan masyarakat, pastikan petugas yang mendatangi tempat Anda memiliki atribut resmi. Petugas, datang dan murni untuk mengumpulkan data dasar usaha dan kondisi sosial ekonomi, bukan untuk memungut pajak atau menagih utang. Semua informasi yang di berikan juga dijamin kerahasiaannya oleh undang-undang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....