Sensus Ekonomi 2026 di Nias Barat Gunakan Tiga Metode

  • 06 Jun 2026 11:24 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nias Barat akan melaksanakan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan pendekatan multimode atau melalui tiga metode pendataan untuk menjangkau seluruh pelaku usaha.

Kasubbag Umum BPS Kabupaten Nias Barat, Supriadi Hia, menjelaskan metode pertama dilakukan secara mandiri melalui sistem online atau Computer Assisted Web Interviewing (CAWI). Tautan pengisian akan dikirim kepada pelaku usaha yang telah teridentifikasi melalui email maupun WhatsApp.

Metode kedua dilakukan melalui program Ngisi Bareng (Ngibar), yakni pengisian data dengan pendampingan petugas BPS. Sementara metode ketiga dilakukan melalui kunjungan langsung atau door to door bagi usaha yang belum mengisi data secara mandiri.

"Pendataan lapangan secara door to door dijadwalkan berlangsung mulai Juni hingga Agustus 2026 untuk memastikan seluruh usaha dapat terdata dengan baik," kata Supriadi Hia, Sabtu 6 Juni 2026.

Ia menambahkan, sebelum turun ke lapangan seluruh petugas wajib mengikuti pelatihan yang mencakup konsep dan metodologi sensus, penggunaan aplikasi pendataan, klasifikasi usaha, teknik wawancara, hingga pemeriksaan hasil pendataan.

"Pelatihan dilakukan melalui pembelajaran daring dan tatap muka agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang seragam serta mampu menghasilkan data yang berkualitas," ujarnya.

Pelatihan yang dilakukan oleh BPS Nias Barat dalam Pendataan Sensus Ekonomi 2026. (ft.Supriadi Hia)

Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi dan memberikan gambaran struktur serta karakteristik usaha yang menjadi landasan penyusunan kebijakan pembangunan di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....