Perguruan Tinggi Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Nias Utara
- 03 Jun 2026 08:40 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara - Keterlibatan dua dosen Universitas Nias sebagai Pelatih Utama Daerah pada Pelatihan Fasilitator Daerah menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kepulauan Nias.
Demikian disampaikan Justin Foera-era Lase, S.Tr.Sos., Sp.P.S.P.D. kepada rri.co.id.
Pada Pelatihan Fasilitator Daerah (Modul I) yang berlangsung di TC Osseda, Kecamatan Lotu, 2–6 Juni 2026, Ia bersama rekannya Noveri Amal Jaya Harefa, S.Pd., M.Pd. bertugas melatih para Fasilitator Daerah, yakni para guru yang berasal dari berbagai gugus sekolah di Kabupaten Nias Utara.
Justin mengatakan mereka telah tersertifikasi sebagai Pelatih Utama Daerah (PUD) Literasi setelah mengikuti rangkaian pelatihan yang diselenggarakan Program Kreasi beberapa waktu yang lalu di Jakarta. Karena itu, keduanya memiliki tanggung jawab untuk membagikan pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh kepada para fasilitator daerah.
Ia meyakini kegiatan tersebut akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan literasi di Nias Utara, karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh guru, tetapi juga oleh peserta didik di sekolah-sekolah sasaran
“Sinergi antara dunia akademik, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan pendidikan diharapkan mampu memperkuat budaya literasi di sekolah serta menghasilkan pembelajaran yang lebih berkualitas dan berdampak bagi peserta didik,” kata Justin, Rabu 3 Juni 2026.
Selama lima hari pelatihan, sebanyak 20 guru yang berasal dari berbagai gugus sekolah di Kabupaten Nias Utara akan memperoleh pembekalan mengenai pengembangan profesional guru, pendidikan inklusif, disiplin positif, pembelajaran literasi, pembelajaran berbasis asesmen, microteaching, serta teknik fasilitasi. Setelah menyelesaikan pelatihan, mereka akan berperan sebagai Fasilitator Daerah yang mendampingi guru-guru di wilayah masing-masing.
Melalui kolaborasi tersebut menurutnya, Nias Utara terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang literat, kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui penguatan kapasitas guru sebagai ujung tombak pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....