BPBD dan Basarnas Nias Bersinergi dalam Penanganan Bencana
- 17 Mei 2026 11:28 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara – Sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026, BPBD Kabupaten Nias Utara mencatat tidak ada korban jiwa akibat bencana. Meski begitu, kerugian materiil tetap terjadi, terutama pada warga yang terdampak banjir dan kebakaran hutan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nias Utara, Yasoki Hulu, menjelaskan setiap kali banjir melanda, sekitar 100 hingga 150 kepala keluarga terdampak karena rumahnya tergenang air.
“Tidak ada korban jiwa dari bencana yang terjadi sepanjang 2025, namun terdapat kerugian materiil,” katanya, Sabtu 16 Mei 2026.
Lebih lanjut dijelaskannya Pada 2025 yang lalu beberapa kali terjadi kebakaran hutan. Sementara hingga pertengahan 2026, banjir belum terjadi namun kebakaran hutan sudah tercatat satu kali.
Yasoki menjelaskan prosedur penanganan bencana di Nias Utara berjalan cepat. BPBD akan langsung menurunkan tim ke lapangan setelah mendapat informasi dari masyarakat untuk meninjau situasi dan melakukan evakuasi dengan berkoordinasi dan meminta bantuan dari Basarnas Nias.
Sementara Kasi Sumber Daya Kantor SAR Nias, Rufinus Bangun, membenarkan sinergi tersebut. Ia mengatakan Basarnas selalu merespons cepat setiap informasi bencana maupun orang hilang, baik dari masyarakat maupun BPBD.
“Contohnya pencarian orang hilang di hutan selama 7 hari pada Desember 2025. Kita melakukan kegiatan dengan bersinergi dengan teman teman BPBD ,” ujar Rufinus.
Ia menambahkan, kendala utama di lapangan adalah kondisi topografi Nias Utara yang menantang. Meski demikian, Basarnas dan BPBD terus bersinergi karena memiliki kualifikasi khusus untuk operasi pencarian di medan hutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....