Hari Ke-7 Nihil, Operasi SAR Korban Diterkam Buaya di Nias Utara Resmi Ditutup

  • 04 Mei 2026 21:41 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Utara – Operasi SAR terhadap Otiaro Gea (50), warga yang diterkam buaya di Perairan Ture Zoulihe, Desa Muzoi, Kecamatan Lahewa, Nias Utara, resmi ditutup pada hari ketujuh pencarian, Senin (4/5/2026). Korban dinyatakan hilang setelah upaya maksimal tim gabungan tidak membuahkan hasil.

Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sudjarwadi, S.H., M.M, mengatakan penutupan operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) ini dilakukan sesuai prosedur, yakni setelah 7 hari pencarian dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Setelah upaya pencarian maksimal dilakukan sejak hari pertama hingga hari ketujuh, Tim SAR Gabungan bersama keluarga korban dan masyarakat melaksanakan musyawarah. Berdasarkan kesepakatan bersama, operasi pencarian dihentikan dan korban dinyatakan hilang,” jelas Putu Arga, Senin, 4 Mei 2026.

Peristiwa bermula pada Minggu, 27 April 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. Korban Otiaro Gea bersama tiga rekannya sedang mencari ikan di Perairan Ture Zoulihe. Tiba-tiba korban diterkam buaya. Rekan korban sempat meminta bantuan warga untuk pencarian awal, namun tidak berhasil.

Keesokan harinya, Senin 28 April 2026 pukul 07.00 WIB, Kepala Dinas Kominfo Nias Utara melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Nias untuk permohonan bantuan SAR.

Memasuki hari ke-7, Tim Rescue Kantor SAR Nias bersama Tim SAR Gabungan melakukan briefing, pengecekan alat utama dan peralatan, lalu melanjutkan pencarian ke arah laut dan muara yang diduga menjadi lokasi keberadaan buaya.

Pada hari yang sama, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan secara resmi mengusulkan penutupan operasi SAR.

“Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban dan membutuhkan proses evakuasi, maka Operasi SAR akan dibuka kembali,” kata, Putu Arga.

Putu Arga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat, meliputi Pos AL Lahewa, Koramil Lahewa, Polsek Lahewa, BPBD Kabupaten Nias Utara, serta keluarga dan masyarakat. Seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.

Ia juga menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga korban.

“Kami turut berdukacita yang mendalam kepada keluarga korban, serta berharap keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujarnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....