Volume Sampah Capai 120 Ton/Hari, Armada dan Tenaga Kebersihan Masih Terbatas
- 02 Mei 2026 17:48 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Armada dan petugas kebersihan di kota Gunungsitoli masih belum memadai, masyarakat diminta ikut membantu mengelola sampah.
Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Gunungsitoli, Yenny Natalis Lase menyebutkan saat ini jumlah armada kebersihan meliputi 6 unit dump truck, 2 unit arm roll truck dan 9 unit motor pick up Viar, sedangkan jumlah tenaga kebersihan 78 orang.
Yenny mengakui dengan jumlah tenaga kebersihan tersebut, petugas cukup kewalahan dalam mengangkut sampah dari semua lokasi apalagi beberapa armada sedang tidak sehat.
“Kondisi armada sebenarnya dan ketenagaan yang ada boleh kita katakana kurang, apalagi di saat-saat ada banyak kegiatan, artinya trip-an mereka yang hitungan jam kerja sesuai dengan peraturan yang 7 jam dalam sehari itu tidak memungkinkan jalur yang semestinya mereka angkut sampah itu bisa tercapai. Nah mengantisipasi hal itu kadang-kadang ada sedikit intervensi kita bagaimana mengelola rute-rute yang kita prioritaskan. Makanya nanti ada sedikit keluh kesah dari masyarakat kenapa sampah kami tidak diambil,” katanya, Sabtu 2 Mei 2026.
Ia mengatakan setiap harinya jumlah sampah yang dihasilkan oleh kota Gunungsitoli mencapai 120 ton/hari, dan itu pun belum mencakup 6 kecamatan di wilayah ini, artinya jika harus melayani seluruh wilayah di 6 kecamatan, jelas tidak akan tertanggulangi.
Untuk itu Ia meminta pengertian dari masyarakat tentang keterbatasan ini dan salah satu solusi juga yang sudah dilakukan adalah dengan membuka layanan bank sampah, dimana warga bisa menyetorkan sampah-sampah non organic, seperti kertas, karton, plastic, besi dan lainnya ke bank sampah di kantor DLH di desa Dahana Tabaloho kecamatan Gunungsitoli untuk nanti dikonversi dalam bentuk saldo.
Menanggapi hal ini salah seorang warga kota Gunungsitoli Luken Hulu berharap keterbatasan personil pengangkut sampah bisa segera dibenahi serta perlu penyediaan tong-tong sampah di pemukiman warga.
“Kami sebagai warga di area kota terkadang mengalami kesulitan karena tidak tersedianya tong sampah atau tempat penampungan sementara (TPS) di beberapa titik. Hal ini membuat kami bingung harus membuang sampah ke mana agar tetap sesuai aturan. Mohon kiranya dapat diinformasikan lokasi pembuangan sampah yang benar serta solusi terkait ketersediaan fasilitas tempat sampah di wilayah kota,” ucapnya.
Page break
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....