Pendataan Guru Ngaji dan Marbot di Tuhemberua, Dukung Program JKN
- 02 Mei 2026 17:07 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Komitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tuhemberua. Pada Kamis 30 April 2026 seluruh pegawai KUA Tuhemberua melaksanakan kegiatan penyusunan dan pendataan guru ngaji serta petugas marbot masjid di wilayah Kecamatan Tuhemberua.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat BPJS Kesehatan Cabang Kota Gunungsitoli Nomor: 447/I-13/0426 terkait dukungan terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat dalam memastikan data yang dibutuhkan dapat segera dihimpun secara akurat dan menyeluruh.
Proses pendataan dilakukan secara sistematis dengan melibatkan seluruh jajaran pegawai KUA Tuhemberua yang bekerja sama mengumpulkan informasi dari berbagai desa di wilayah kecamatan, guna memastikan tidak ada guru ngaji maupun marbot masjid yang terlewat dari pendataan tersebut.
Kepala KUA Tuhemberua Sabrun Mendrofa SE menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya sebatas memenuhi permintaan data, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap para pelaku layanan keagamaan.
“Guru ngaji dan marbot memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat, sehingga sudah selayaknya mereka mendapatkan perhatian, termasuk dalam hal jaminan kesehatan,” ujarnya.
Melalui sinergi antara Kementerian Agama dan BPJS Kesehatan, diharapkan para guru ngaji dan marbot dapat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang layak. Program JKN menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi mereka yang selama ini belum tersentuh secara optimal oleh jaminan sosial.
“Dengan adanya kegiatan ini, KUA Tuhemberua berharap dapat berkontribusi dalam menyukseskan program pemerintah serta memperkuat data dasar yang akurat. Ke depan, hasil pendataan ini diharapkan menjadi pijakan dalam pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....