Siswi SMPN 2 Lahewa Keluhkan Jembatan Gantung Rusak
- 20 Apr 2026 11:35 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara – Kondisi Jembatan Gantung Sungai Dao di Desa Lasara, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna, terutama anak sekolah. Jembatan yang menjadi akses utama menuju SMP Negeri 2 Lahewa itu kini kondisinya memprihatinkan.
Serlin Kritiani Lase, siswi SMP Negeri 2 Lahewa, mengaku selalu merasa takut setiap kali melintasi jembatan gantung tersebut untuk berangkat sekolah.
“Jembatannya sering bergoyang. Kalau hujan jadi licin, dan beberapa papan lantainya sudah patah. Kami sangat ketakutan kalau lewat, apalagi kalau air sungai lagi besar,” ungkap Serlin, Senin , 20 April 2026.
Jembatan gantung itu merupakan satu-satunya akses terdekat yang menghubungkan permukiman warga Desa Lasara dengan jalan utama dan sekolah. Setiap hari ratusan siswa, guru, dan warga memanfaatkan jembatan tersebut untuk aktivitas pendidikan, ekonomi, hingga layanan kesehatan. Kerusakan yang dibiarkan dikhawatirkan dapat memutus akses sekaligus mengancam keselamatan warga.
Melihat kondisi tersebut, Serlin berharap pemerintah pusat memberi perhatian khusus. Ia secara spesifik berharap Presiden Prabowo Subianto dapat memprioritaskan pembangunan kembali Jembatan Gantung Sungai Dao. “Kami mohon Bapak Presiden Prabowo memperhatikan jembatan kami. Kami ingin sekolah dengan aman,” harapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jembatan Gantung Sungai Dao Desa Lasara menjadi salah satu titik yang diusulkan dalam program pembangunan Jembatan Gantung Karya Bakti TNI Tahun 2026 Kodam I/Bukit Barisan, melalui Korem 023/Kawal Samudera di wilayah Kodim 0213/Nias.
Pembangunan jembatan ini sedang berlangsung dan Warga Desa Lasara berharap segera rampung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....